Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Piala Indonesia

Lupakan Hasil Buruk di Leg Pertama, Persik Kendal Akan Balas Pecundangi Persela di Leg Kedua

Lupakan Hasil Buruk di Leg Pertama, Persik Kendal Akan Balas Pecundangi Persela di Leg Kedua.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Sudarma Adi
SURYA/KHAIRUL AMIN
Achmad Yasin (kanan) saat jumpa pers usai laga di Stadion Gelora Surajaya, Lamongan, Jumat (25/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Enggan terus meratapi kekalahan, pelatih Persik Kendal, Achmad Yasin berambisi bangkit di pertemuan kedua saat menjamu Persela Lamongan di Kendal, Sabtu (2/2/2019) nanti lanjutan 32 besar Piala Indonesia.

Sebab, pada pertemuan pertama di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (25/1/2019) kemarin, skuat asuhannya harus takluk 3-1.

Di pertemuan kedua nanti, setidaknya Pesik Kendal harus menang dengan margin di atas dua gol agar bisa bisa lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia.

Usai Cetak Gol di Laga Perdananya Bersama Persela Lamongan, Hambali Tolib Akui Masih Proses Adaptasi

“Dibilang optimis ya optimis. Kami masih ada jeda beberapa hari, kami bisa manfaatkan untuk perbaiki kesalahan-kesalahan dari pertandingan pertama,” terang Achmad Yasin.

Rasa optimis tersebut bukan tanpa alasan.

Sebab, dengan persiapan tim yang sangat mepet yang hanya dua minggu, dan terdiri dari semua semua pemain lokal, skuatnya bisa memberikan perlawanan di leg pertama kemarin.

Terbukti, meski pertahanan Persik Kendal digempur habis-habisan, baru terbobol di menit tambahan waktu babak pertama.

Persela Vs Persik Kendal, Ini Faktor yang Buat Persela Sempat Kesulitan Ladeni Persik Kendal

“Setidaknya ada perlawanan, karena tim sudah dibubarkan, dikumpulkan kembali dalam waktu hanya dua minggu dari anak-anak lokal semua, bisa imbangi Persela Lamongan suatu kehormatan bagi kami,” tambahnya.

Melihat perlawanan yang ditunjukkan skuat asuhannya di laga kemarin, Achmad Yasin merasa sangat puas.

“Intinya saya puas dengan penampilan anak-anak, meskipun beda kasta, setidaknya mengimbangi permainan Persela,” terang Achmad.

Persik Kendal musim lalu berkompetisi di Liga 2, namun tim berjuluk Laskar Bahurekso itu harus turun kasta ke Liga 3 tahun ini.

Sementara tentang mengendornya performa skuat asuhannya di babak kedua laga tersebut, disampaikan Achmad karena faktor fisik pemain. 

“Itu karena kondisi fisik yang menentukan, persiapan mepet, konsentrasi kurang baik menit-menit akhir,” tutup Achmad. 

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved