Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek, Umat Tionghoa di Gresik Doakan Negara Bebas Korupsi

Tahun baru Imlek 2570 buat umat Tionghoa di Gresik umat Tionghoa menggelar berdoa. Doa tersebut diantaranya supaya negara Indonesia bebas korupsi dan

Tahun Baru Imlek, Umat Tionghoa di Gresik Doakan Negara Bebas Korupsi
(surya/Sugiyono)
Umat Tionghoa menggelar doa bersama pada malam tahun baru Imlek 2570 di Klenteng Kim Him Kiong, Jl Setiap Budi Gresik, Selasa (5/2/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Tahun baru Imlek 2570 buat umat Tionghoa di Gresik umat Tionghoa menggelar berdoa. Doa tersebut diantaranya supaya negara Indonesia bebas korupsi dan menjadi negara yang disegani di dunia.

Doa ini disampaikan ketua Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Kim Hin Kiong, Budi Prasetyo Tejo (61), bahwa dalam doa bersama dengan umat Tionghoa pada malam pergantian tahun baru Imlek 2570 ini mendoakan agar masyarakat hidup sehat, banyak rejeki dan bahagia.

"Kita berdoa agar masyarakat Indonesia sehat, banyak rejeki dan panjang umurm. Kebahagiaan yang abadi dan sentosa," kata Budi, usai berdoa di Klenteng Jl Setia Budi, Gresik, Selasa (5/2/2019).

Warga Tionghoa berharap negara aman, tentram dan tidak ada pertikaian. Sehingga masyarakat dapat hidup gemah ripah loh jinawi toto tenteram kerto raharjo.

"Jadi negara kita ini aman, tentram tidak ada pertikaian. Korupsi bisa dibrantas dan kedepannya bebas korupsi sehingga negara makmur. Rakyat juga menikmati kemakmuran. Seperti apa yang kita cita-citakan, hidup tentram, gemah ripah loh jinawi toto tenteram kerto raharjo," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Pengelola Tempat Wisata di Kota Batu Wajib Miliki Ilmu Kebencanaan

Tahun Baru Imlek 2570, Shio Macan dan Shio Anjing Diprediksi Hoki, Ada Shio yang Harus Waspada

52 Rumah Warga Pamekasan Madura Diterjang Angin Puting Beliung

Selain itu, kedepannya, Negara Indonesia tidak dipandang enteng oleh negara-negara lainnya.

"Semoga Indonesia lebih jaya dan lebih makmur," katanya kepada Tribunjatim.com.

Menurut Budi, dalam shio babi yang menjadi lambang kemakmuran, ini betul-betul dapat terjadi pada masyarakat Indonesia.

"Kita berdoa tidak hanya untuk umat Tionghoa di Klenteng Kim Hin Kiong, tapi juga untuk masyarakat Gresik dan Indonesia pada umumnya," tuturnya.

Dalam tradisi Imlek, umat Tionghoa juga menggelar doa untuk para sesepuh yang telah meninggal dunia kemudian dilanjutkan berkumpul keluarga untuk merayakan hari raya Imlek.

"Tradisi Imlek bagi umat Tionghoa di Gresik yaitu mendoakan para leluhur yang sudah meninggal dunia, kita doakan di rumah. Kemudian, malamnya seluruh anak laki-laki harus berkumpul. Kecuali anak perempuan ikut suaminya," katanya. (Sugiyono/TribunJatim.com).

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved