Teknologi

Redmi Segera Hadirkan Ponsel Ramah kantong Redmi Go, bagaimana Spesifikasi dan Harganya?

Ponsel pertama Android Go pertama Redmi resmi diperkenalkan. dengan Banderol harga yang relatif terjangkau , yakni sekitar 80 euro(1,2 jutaan)

Redmi Segera Hadirkan Ponsel Ramah kantong Redmi Go, bagaimana Spesifikasi dan Harganya?
TribunJabar
Ilustrasi spesifikasi Redmi Go 

TRIBUNJATIM.COM - Ponsel Android Go pertama Redmi resmi diperkenalkan. 

Ponsel ini dibanderol dengan harga relatif terjangkau, yakni 80 euro (sekitar Rp 1,2 jutaan).

Sesuai spesifikasi yang telah beredar sebelumnya, Redmi Go mengusung layar berbentang 5 inci dengan resolusi 1.280 x 720 piksel berpanel LCD dan rasio aspek lawas 16:9.

Ponsel Gaming Xiaomi Blackshark Dipastikan Bakal Punya Penerus

Ponsel ini turut dibekali kamera depan 5 megapiksel untuk kebutuhan swafoto serta kamera belakang 8 megapiksel yang ditemani LED flash.

Redmi Go diotaki Snapdragon 425 dengan empat inti CPU Cortex-A53 yang berjalan dengan clockspeed 1,4 GHz.

Dipadu dengan RAM 1 GB dan memori internal 8 GB atau 16 GB.

Meski spesifikasinya terbilang rendah untuk ukuran masa kini, hal tersebut bukan masalah.

Bakal Bersaing dengan Xiaomi & Realme, Intip Bocoran Spesifikasi & Harga Samsung Galaxy M10 dan M20

Sebab, sistemnya menggunakan Android murni dan aplikasi yang akan dimuat nantinya adalah aplikasi-aplikasi ringan sumber daya, seperti Google Go, Google Maps Go, YouTube Go atau lainnya.

Perangkat ini menjalankan sistem operasi Android Go versi 8.1 Oreo yang termasuk Android Go versi paling baru.

Redmi Go (GSM Arena) Redmi Go menyediakan dua slot kartu SIM yang bersifat hybrid.

Sehingga pengguna harus memilih apakah akan menggunakan semuanya untuk kartu SIM atau merelakan satu untuk tempat microSD demi memperluas memori internal.

Di sektor kapasitas daya, seperti dirangkum KompasTekno dari GSM Arena, Selasa (29/1/2019), Redmi Go dibekali baterai berkapasitas 3.000 mAh.

Redmi Go tersedia dalam dua varian warna yakni hitam dan biru.

Redmi Go diyakini akan segera masuk ke pasar Indonesia mengingat sudah tersertifikasi oleh P3DN Kementrian Perindustrian (Kemenperin) dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30,90 persen.(Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi)

Editor: Candra Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved