Jumlah Penderita Kusta di Pamekasan Meningkat, Dinas Kesehatan: Penyembuhan Perlu Waktu Tak Sedikit

Dari data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, angka penderita kusta pada akhir 2018 tercatat sebanyak 368 orang.

Jumlah Penderita Kusta di Pamekasan Meningkat, Dinas Kesehatan: Penyembuhan Perlu Waktu Tak Sedikit
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Ali Maksum saat ditemui sejumlah media di kantornya, Rabu (13/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Jumlah penderita kusta di Kabupaten Pamekasan semakin meningkat.

Dari data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, angka penderita kusta pada akhir 2018 tercatat sebanyak 368 orang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Ali Maksum mengungkapkan, meningkatnya penderita kusta lantaran pengobatan pada tahun sebelumnya belum tuntas.

Perahu Milik Nelayan di Pamekasan Terbakar, Pemilik Merugi hingga Rp 25 Juta

Pelatih Madura United Akui Dapat Pelajaran Berharga usai Timnya Ditahan Imbang Timnas U-22

Selain itu, menurutnya, penyakit sejenis kusta memerlukan waktu yang lama dalam proses penyembuhan.

"Sisa pengobatan lalu belum tuntas, apalagi penyembuhan kusta ini memerlukan waktu yang tidak sedikit," katanya kepada sejumlah media, Rabu (13/2/2019).

Ali Maksum menambahkan, pihaknya tidak bisa memastikan apakah penderita kusta bisa ditangani sekalipun pemkab setempat mencanangkan program Pamekasan Eliminasi Kusta (Pelita) pada 2017 lalu.

Saddil Ramdani Tak Dapat Izin, Indra Sjafri Protes Pahang FA Lepas Tiga Pemainnya ke Timnas Malaysia

Bawaslu Pamekasan Buka Rekrutmen Pengawas TPS Pemilu 2019, Catat Tanggalnya

"Pelita itu hanya untuk mengeliminasi, bukan untuk membebaskan Pamekasan dari kusta," terangnya.

Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan, Samsuri meminta agar Dinas Kesehatan Pamekasan bisa lebih aktif dalam melakukan pengobatan terhadap penderita kusta.

Pihaknya bahkan menyebut Dinas Kesehatan Pamekasan tidak boleh mandul dalam berkerja.

"Harus gencar melakukan sosialisasi, jangan hanya menghabiskan anggaran," harapnya.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved