Piala Presiden

Persebaya Vs Tira Persikabo Berakhir Imbang, Djanur Sebut Tira Persikabo Lebih Berpeluang Menang

Djanur mengakui di laga Persebaya vs Tira Persikabo, peluang paling besar memenangkan laga adalah milik Tira Persikabo

Persebaya Vs Tira Persikabo Berakhir Imbang, Djanur Sebut Tira Persikabo Lebih Berpeluang Menang
TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO
Pemain Persebaya Surabaya, Amido Balde dan Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman usai laga Persebaya vs Persidago Gorontalo di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (23/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BANDUNG – Persebaya Surabaya hanya bermain imbang 0-0 lawan Tira Persikabo pada pertandingan terakhir Grup A Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Selasa (12/3/2019).

Disampaikan Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, meski hasil itu tidak sesuai target (kemenangan), namun, pelatih asal Majalengka tersebut mengaku bersyukur Persebaya Surabaya tetap menjadi juara grup dan lolos ke babak perempat final.

Persebaya Surabaya miliki poin sama dengan Tira Persikabo, namun unggul produktivitas gol.

Djanur Akui Pertahanan Persebaya Bocor di Sana-Sini Saat Laga Persebaya Vs Tira Persikabo

Jack Miller Ceritakan Detik-detik Lepasnya Jok Motor yang Membuatnya Menyerah di MotoGP Qatar 2019

“Alhamdulillah, kami berhasil lolos ke babak selanjutnya dengan status juara Grup A. Walaupun target yang kami kejar sore hari ini (kemenangan) belum tercapai. Tapi apa boleh buat Tira Persikabo main cukup solid pada sore hari ini, sehingga saya pikir saya sepakat pertandingan cukup berimbang,” terang pelatih yang akrab disapa Djanur itu usai laga Persebaya vs Tira Persikabo, Selasa (12/3/2019).

Meskipun Djanur mengakui, di laga Persebaya vs Tira Persikabo, peluang paling besar memenangkan laga menjadi milik Tira Persikabo dengan satu hadiah penalti di menit 79.

Namun penampilan apik kiper Persebaya Surabaya, Abdul Rohim bisa gagalkan ancaman bersebut.

Hasil Persebaya Vs Tira Persikabo, Abdul Rohim Gagalkan Penalti, Skor 0-0, Persebaya Juara Grup A

Arema FC Vs Persita, Menang Jadi Harga Mati Singo Edan Jika Ingin Jaga Asa Lolos ke Babak Berikutnya

“Babak pertama kami cukup menguasai, babak kedua cukup berimbang. Peluang yang sebetulnya lebih terbuka (menang) bagi mereka, dapat penalti. Namun kiper kami bisa menyelamatkan sehingga kami terhindar dari kekelahan,” tambah pelatih 54 tahun tersebut.

Di luar itu, mantan pelatih Persib Bandung dan PSMS Medan itu apresiasi semua penampilan pemain di tiga laga yang sudah dilalui di babak penyisihan.

Sebab, dari tiga laga itu, Persebaya Surabaya selalu bongkar pasang pemain, khususnya untuk pemain belakang akibat dipanggilnya lima pemain untuk timnas Indonesia, dimana empat di antaranya merupakan pemain belakang.

Persebaya Vs Tira Persikabo, Djanur Apresiasi Sepak Terjang Kiper Abdul Rohim Kawal Gawang Persebaya

Pada laga perdana dari lima pemain itu, dua bisa dimainkan (Otavio Dutra, Ruben Sanadi).

Laga kedua hanya satu pemain (Hansamu Yama), sementara laga ketiga, kelimanya semuanya harus absen.

“Apresiasi setinggi-tingginya bagi pemain, selalu bongkar pasang karena banyaknya pemain yang tidak bisa main karena bergabung dengan timnas. Hikmahnya, semua pemain bisa dimainkan. Secara hasil juga tidak cukup mengecewakan, menjadi juara grup di Bandung ini,” tutup Djanur. (Surya/Khairul Amin)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Khairul Amin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved