Ormas Penolak Rocky Gerung: Silahkan Datang Pada Waktu Ini, Kita Dukung

Sembilan Ormas di Tuban menyatakan penolakan terhadap Rocky Gerung, yang rencananya akan datang di Ponpes Yanbu'ul Ulum, Desa Sumurgung, Kecamatan Tu

Ormas Penolak Rocky Gerung: Silahkan Datang Pada Waktu Ini, Kita Dukung
SURYA/SRI WAHYUNIK
Rocky Gerung jadi pembicara di Universitas Muhammadiyah Jember pada Kamis (7/3/2019). Dia dikawal ketat pihak kepolisian mulai berangkat hingga pergi dari kampus Unmuh 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Sembilan Ormas di Tuban menyatakan penolakan terhadap Rocky Gerung, yang rencananya akan datang di Ponpes Yanbu'ul Ulum, Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Selasa (19/3/2019), mulai pukul 08.00 WIB-12.00 WIB.

Ormas tersebut yaitu KNPI, Karang Taruna, GP Ansor, Sapma, PMII, Sarbumusi (organisasi buruh), keluarga besar putra putri polri (KPPP), perwakilan masyarakat, dan perwakilan pendidikan.

Namun, Ormas yang menolak ternyata membolehkan pembicara kontroversial itu dengan tenggat waktu yang ditentukan.

Ketua keluarga besar putra putri polri (KPPP) Tuban, Ardian Zaenal Abidin mengatakan, penolakan terhadap Rocky Gerung bukan tanpa sebab.

Track record Rocky sering melontarkan kata-kata atau kalimat yang dinilai tidak pantas diucap.

Orasi ilmiah Rocky Gerung dengan tema diskusi membangun akal sehat sangat melukai masyarakat.

Ekskavasi Situs Sekaran di Malang, Lokasi Tepat di Tengah 4 Candi Kuno, Temukan Bagian Pintu Gerbang

Diskusi Rocky Gerung Ditolak 9 Ormas dan Terancam Batal, Ini Penjelasan Polres Tuban

30 Kios di Pasar Legi Jombang Terbakar, Bupati Mundjidah Tak Jamin Beri Kompensasi ke Pedagang

"Kita meminta panitia datangkan Rocky Gerung setelah Pilpres, demi terciptanya kondusifitas, kita dukung," ujar Adrian kepada wartawan seusai mediasi dengan penyelenggara kegiatan di salah satu resto, Senin (18/3/2019), siang.

Perwakilan dari masyarakat lainnya, Khoirul Huda juga menyatakan hal yang tak jauh beda. Demi kondusifitas dan masifnya penolakan dari sejumlah Ormas, maka silahkan datangkan Rocky Gerung seteleh Pilpres.

"Agar suasana tetap kondusif silahkan datangkan setelah Pilpres, apalagi izin dari kepolisian juga belum keluar," kata pria yang juga sebagai pengurus PCNU Tuban tersebut.

Sementara itu, mediator penyelenggara acara diskusi membangun bangsa berakal sehat, Nur Rahman menyatakan, pihaknya tetap kooperatif dengan semua pihak.

Terkait adanya penolakan, dirinya menyerahkan ke pihak kepolisian dan ini merupakan hal yang wajar.

Apabila mendapat izin maka diskusi akan tetap dilaksanakan, jika tidak mendapat izin maka tidak dilakukan.

"Kalau dapat izin kita lakukan, jika tidak kita tidak mau melanggar, kita batalkan acaranya," ucap Nur Rahman menjawab potensi tidak terlaksananya acara. (nok/Tribunjatim.com)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved