Tim TAA Polda Jatim Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut yang Menewaskan 6 Orang di Probolinggo

Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jatim melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan maut mobil Isuzu Panther.

Tim TAA Polda Jatim Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut yang Menewaskan 6 Orang di Probolinggo
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Kecelakaan di jalan raya masuk Desa Karang Geger, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (23/3/2019) pagi. Akibat kecelakaan ini, enam orang meninggal. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jatim melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan maut mobil Isuzu Panther N 1037 YD yang merenggut enam korban jiwa di Jalan Raya Desa Tanjung Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, Sabtu (23/3/2019).

Informasinya, mobil Panther berpenumpang 11 orang itu diduga hilang kendali ketika menyalip kendaraan di depannya hingga menabrak truk Fuso DK 8360 GN yang di parkir di samping jalan raya.

Kasubdit Bin Gakkum Polda Jatim, AKBP M. Budi Hendrawan menjelaskan, ada enam anggota TAA sudah berada di lokasi untuk memastikan kronologi penyebab terjadinya kecelakaan.

Terkait Kecelakaan Maut yang Tewaskan 6 Orang di Probolinggo, Jasa Raharja Beri Santunan Rp 50 Juta

Kecelakaan Maut di Pajarakan Probolinggo Sebabkan Enam Orang Tewas, Berikut Identitas Para Korban

Pihaknya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) memakai metode Traffic Accident Analysis menggunakan alat Leica yang dilengkapi kamera 350 derajat digunakan untuk Scene kendaraan yang terlibat di lokasi kejadian.

Pihaknya menganalisa mulai kontak fisik antara mobil Panther hingga menyentuh bodi belakang truk Fuso.

"Tim TAA Ditlantas Polda Jatim melakukan olah TKP ini sebatas membackup yang nantinya hasil olah TKP dipakai untuk gambar visual kronologi kejadian kecelakaan ini,"ungkapnya saat dihubungi Surya (grup TribunJatim.com), Sabtu (23/3/2019).

Budi memaparkan, sistem Traffic Accident Analysis (TAA) yang dipakainya untuk mendeskripsikan data hasil olah TKP memakai alat Leica 3D Laser Scaner rekonstruksi animasi.

Nantinya data itu akan diolah menjadi gambar animasi video.

Data otentik dari analisa di lokasi akan diinput melalui software program Traffic Accident Analysis untuk merekontruksi setiap detik adegan dalam gambar visual berbasis video animasi.

Software TAA itu akan menganalisa mulai dari arah tabrakan, kecepatan kendaraan yang terlibat kecelakaan hingga bisa mengukur secara akurat kecepatan tabrakan yang diduga diatas 80 kilometer per/jam.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved