Semarak Ramadan 2019
Keutamaan Zakat Fitrah Lengkap dengan Niat untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang yang Diwakilkan
Berikut keutamaan zakat fitrah lengkap dengan niat untuk diri sendiri, keluarga dan orang yang diwakilkan.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Melia Luthfi Husnika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ibadah puasa bukan menjadi satu-satunya ibadah mulia yang wajib dilakukan selama Bulan Suci Ramadan.
Namun, ada ibadah lain yang nilainya tak kalah mulia, yakni menunaikan pembayaran zakat fitrah.
Menurut Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PWNU Jatim KH Ilhamullah Sumarkan, pengertian zakat fitrah adalah penyucian jiwa (Nafs).
• Ini Tata Cara dan Syarat Membayar Zakat Fitrah untuk Keluarga yang Meninggal di Bulan Ramadan
"Berawal dari konsep suci. Zakat tersebut memiliki fungsi untuk menyucikan jiwa kita," katanya saat ditemui TribunJatim.com di UIN Sunan Ampel Surabaya, Minggu (26/5/2019).
Begitu pentingnya nilai zakat tersebut dalam implementasi spiritualitas diri individu, hukum membayar Zakat Fitrah sifatnya wajib. Dan proses pembayarannya dibatasi dengan beberapa peraturan tertentu.
"Karena kalau tidak sesuai dengan golongan orang yang ditentukan, maka zakat itu nilainya seperti shodaqoh biasa, bahkan zakat tersebut bisa tidak sah atau tidak diterima," lanjutnya.
Apa bentuk pembayarannya? Berdasarkan kesepakatan ulama, lanjut Sumarkan, pembayaran zakat bisa dilakukan menggunakan makanan pokok, seperti beras.
• Hukum Mengeluarkan Zakat Fitrah dan Bedanya dengan Sedekah Biasa, Simak Penjelasan Berikut!
Namun mengingat kebutuhan manusia begitu beragam dan tidak hanya sebatas makanan pokok.
Maka beberapa ulama menyepakati, selain beras, pembayaran Zakat Fitrah bisa dilakukan menggunakan uang.
"Uang itu di bawah lalu beli beras di panitia zakat atau amil zakat setelah itu dizakatkan oleh pihak panitia," katanya.
Tapi, lanjut Sumarkan, boleh juga memanfaatkan kedua jenis barang tersebut secara bersamaan untuk pembayaran zakat.
"kesimpulannya Zakat Fitrah itu bisa langsung berupa beras diberikan ke panitia amil zakat. Atau berupa uang langsung diberikan karena zakat," jelasnya.
• Berikut Ketentuan Zakat Fitrah dengan Uang Serta Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Kapan waktu yang tepat untuk melakukan pembayaran zakat? Sumarkan menerangkan, proses pembayaran zakat bisa dimulai sejak hari pertama memasuki Bulan Suci Ramadhan.
Dan dibatasi hingga sebelum memasuki waktu Sholat Ied atau Sholat Hari Raya Idhul Fitri.