Perdagangan Anak Lewat Media Sosial, Polisi Temukan Tiga Penyebabnya
AKBP Shinto Bina Gunawan mengatakan, faktor utama penyebab makin marak terjadinya kasus perdagangan manusia
Penulis: Ani Susanti | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Ani Susanti
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perdagangan manusia terutama anak-anak melalui media sosial makin marak terjadi.
Saat ditemui di Kantor Polrestabes, Surabaya Jumat (3/2/17) AKBP Shinto Bina Gunawan mengatakan, faktor utama penyebab makin marak terjadinya kasus semacam ini antara lain,
Baca: Perdagangkan Anak di Bawah Umur Demi Uang 500 Ribu Rupiah, Ini Akibatnya
1. Keluarga
Menurut AKBP Shinto, keluarga adalah faktor utama penyebab makin banyak anak dibawah umur melakukan kejahatan ini.
Cinta, perhatian, dan kasih sayang turut menentukan sikap anak termasuk dalam memainkan sosial media.
2. Ekonomi
Belum terpenuhinya kebutuhan sehari-hari maupun paksaan untuk menjadi tulang punggung keluarga juga menjadi satu alasan mengapa banyak anak yang mencari jalan pintas.
3. Lingkungan Sekitar
Lingkungan pergaulan, teman juga sangat mempengaruhi sikap anak.
Ia menambahkan, saat ini Satreskrim Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan pemerintah kota akan membuat program sosialisasi terkait kasus ini.
"kami akan terus berupaya mengurangi kasus ini , bekerja sama dengan pemkot untuk membuat program sosial,"ujar AKBP Shinto Bina Gunawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/akbp-shinto-bina-gunawan_20170203_180621.jpg)