Ketua PWNU Jatim Masuk Daftar Bacagub Golkar
Nama Ketua PWNU Jawa Timur, KH Mutawakkil Alallah, masuk dalam daftar inventarisai bakal calon gubernur (bacagub) yang dijaring oleh DPD Partai Golkar
Penulis: Sutono | Editor: Yoni Iskandar
Laporan Wartawan Surya, Sutono
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Nama Ketua PWNU Jawa Timur, KH Mutawakkil Alallah, masuk dalam daftar inventarisai bakal calon gubernur (bacagub) yang dijaring oleh DPD Partai Golkar Jatim. Hal itu diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar Jatim Nyono Suharli.
"Sekarang ini di partai kami, tahapnya baru proses inventarisasi nama-nama bakal calon gubernur. Banyak nama yang kami inventarisasi, diantaranya ketua PWNU Jatim," kata Nyono Suharli kepada TribunJatim.com , Senin (6/2/2016).
Selain nama KH Mutawakkil Alallah, dia menyebut nama dirinya sendiri juga masuk dalam daftar bakal calon.
"Ya. Nama saya juga ada di daftar. Pokoknya banyak nama potensial yang kami inventarisasi," kata Nyono yang juga Bupati Jombang ini kepada TribunJatim.com .
Nyono menjelaskan, usai tahap inventarisasi yang sekarang masih berjalan ini, nama-nama yang masuk itu akan dibahas secara internal di DPD Partai Golkar Jatim.
"Semua nama yang masuk kita bahas, kita plenokan. Baik itu calon dari internal Partai Golkar maupun dari eksternal kita bahas semua, kita kerucutkan lagi. Dari situ akan muncul sejumlah nama bakal calon hasil pleno," imbuh Nyono.
Setelah daftar nama dari penjaringan pleno diperoleh, sambung Nyono, tahap selanjutnya adalah dilakukan survei dari internal sendiri maupun lembaga independen.
"Survei meliputi antara lain aspek elektabilitas, kapabilitas dan kredibilitas dari nama-nama yang kita jaring," jelas Nyono.
Usai dilakukan survei, sambungnya, akan muncul sejumlah nama yang diurutkan berdasarkan rangking. Rangking itu ditentukan berdasarkan akumulasi semua aspek yang menjadi instrumen survei.
"Secara demikian diharapkan kita akan mendapatkan figur yang benar-benar berkualitas, mendapat dukungan dari internal partai sekaligus dukungan rakyat," katanya.
Dari hasil survei itulah pula, imbuh Nyono, DPD Partai Golkar Jatim akan menentukan nama yang jumlahnya lebih dari satu, untuk diajukan ke DPP Partai Golkar.
"DPP nanti yang menentukan figur yang direstui untuk jadi cagub atau cawagub. Tentu DPP akan mempertimbangkan pendapat DPD Partai Golkar Jatim. Demikian pula, Golkar Jatim akan mendengar suara dari Partai Golkar kabupaten dan kota," jelas Nyono.
Namun Nyono mengakui, sebagai parpol yang hanya memiliki 11 kursi di DPRD Jatim, pihaknya harus berkoalisi dengan parpol lain untuk mengusung jagonya dalam Pilgub 2018 nanti.
Terkait parpol mana yang bakal digandeng, Nyono mengaku belum menentukan.
"Yang jelas kami terus melakukan komunikasi politik dengan parpol lain. Kami yakin pada saatnya nanti kami akan mendapat rekan koalisi yang pas," tandas Nyono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kh-mutawakkil_20170206_164516.jpg)