Permen Populer Diduga Berbahaya di Kalangan Anak SD Surabaya Itu Murah dan Bikin Serak
Camat Sawahan, M Yunus bercerita bahwa hasil observasi kepada anak-anak di lokasi kalau permen diduga berbahaya tersebut sangat populer.
Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: Alga W
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Camat Sawahan, M Yunus bercerita bahwa hasil observasi kepada anak-anak di lokasi kalau permen diduga berbahaya tersebut sangat populer.
Permen yang diduga berbahaya tersebut memiliki bentuk menyerupai dot, ada tulisan 'permen keras' pada box dan 'sweet lollipop' di kemasan permennya.
"Tadi saya tanya ke beberapa anak dan mereka bilang sering beli permen itu karena murah dan bentuknya menarik. Untuk permen tablet Rp 500 rupiah dan permen dot Rp 1000," ujar M Yunus.
Walau murah dan unik ternyata penikmatnya merasakan hal aneh seusai memakan permen tersebut.
"Tadi anak-anak juga cerita kalau makan permen itu pasti tenggorokannya serak dan batuk," ungkapnya, Selasa (7/3/2017).
Pihak Kecamatan juga melakukan sosialisasi kepada setiap guru untuk ikut melakukan pengawasan permen yang diduga berbahaya itu.
Diduga memiliki kandungan berbahaya, Wali Kota Surabaya memerintahkan sidak ke setiap Kecamatan untuk mencari sebaran permen yang populer di kalangan siswa SD.
Lingkup Kecamatan Sawahan pagi tadi berhasil menemukan puluhan permen diduga berbahaya tersebut di area luar sekolah SDN Pakis I, II, dan IX, Jalan Pakistirtosari VIII, Surabaya.
Namun M Yunus belum bisa menjabarkan terkait kandungan berbahaya yang terdapat di permen tersebut dan masih menunggu hasil uji lab Dinkes dan Puskesmas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/permen_20170307_102611.jpg)