Panjang, Besar, dan Bulat, 'Tomat' Ini Jadi Sasaran Latihan Tembak Prajurit TNI AL

Setiap penembak tentunya memiliki alat yang digunakan sebagai sasaran dalam latihan, tak terkecuali bagi para prajurit TNI AL.

Penulis: Pradhitya Fauzi | Editor: Alga W
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
'Tomato Killer' 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setiap penembak tentunya memiliki alat yang digunakan sebagai sasaran dalam latihan, tak terkecuali bagi para prajurit TNI AL.

Prajurit TNI AL memiliki alat yang digunakan sasaran tembak berbentuk panjang, besar, dan bulat yang disebut 'Tomato Killer' atau 'Pembunuh Tomat'.

Disebut demikian karena memiliki bentuk yang menyerupai buah tomat.

'Tomato Killer' sendiri berbahan matras tebal yang diikat tali tampar di ujungnya.

Bagian dalam 'Tomato Killer' diisi udara untuk mengembangkannya menjadi sedemikian besar.

Alat ini berukuran 2 meter x 1,5 meter dan biasa digunakan untuk sasaran latihan tembak senjata berat di kapal seperti machine gun dan bombardir.

'Tomato Killer'
'Tomato Killer' (TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI)

Prajurit TNI AL di Mako Armatim mengadakan latihan bersama yang diberi nama Manuver Lapangan (Manlap) selama 4 hari dari tanggal 12 Maret hingga 15 Maret 2017.

Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari di Laut Jawa hingga perbatasan perairan Australia.

Latihan bersama prajurit TNI AL itu diikuti oleh tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) yang berawak 32 anak buah kapal (ABK) setiap kapalnya.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan latihan dan mengasah kemampuan Prajurit TNI AL.

"Tujuannya untuk membekali Satgas Pamtas Laut Koarmatim yang disiapkan untuk tugas Operasi Pamtas Laut Indonesia-RDTL Australia agar memiliki kemampuan standar yang terintergrasi dalam rangka mencapai kesiagaan operasional sesuai tuntutan tugas yg akan dihadapi di perbatasan wilayah laut Indonesia-RDTL-Australia," ujar Kapten KRI Sidat - 851 Fast Boat, Mayor Laut (P) Komandan Ivan Halim.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved