Ribuan Warga Pra Sejahtera Surabaya Belum Terima Kartu Keluarga Sejahtera
Data yang dimiliki oleh Komisi D DPRD Surabaya, sebanyak 72.590 warga Surabaya terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Penulis: Nurul Aini | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ribuan keluarga pra sejahtera di Surabaya belum memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Hal tersebut disampaikan dalam acara gelar pendapat yang dilaksanakan Komisi D DPRD Surabaya, Jawa Timur.
Data yang dimiliki oleh Komisi D DPRD Surabaya, sebanyak 72.590 warga Surabaya terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Bantuan tersebut dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui program keluarga sejahtera (PKS).
Anggota komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah mengatakan, jumlah penerima naik dari tahun sebelumnya.
"Pada tahun 2016 keluarga miskin di Surabaya terhitung 65.991 orang. Tahun ini jumlahnya 72.590 warga," kata Khusnul pada wartawan, Rabu (15/3/2017).
Baca: Satpol PP Surabaya Menertibkan Toko Swalayan, Komisi B DPRD : Jangan Tunggu Didesak Dewan
Dari jumlah penerima tersebut, hanya 16 ribuan yang memiliki kartu keluarga sejahtera.
Khusnul menerangkan, ribuan warga yang belum menerima kartu tersebut, memiliki kendala teknis dari BNI pusat yang ditunjuk sebagai mitra oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Khusnul menambahkan, Kemensos sudah menyiapkan anggaran.
Hanya saja, untuk pencairan bantuan ini harus melalui KKS yang dibuat oleh bank.
“Kendalanya itu di kartu, kalau anggaran kan dari pusat dan sudah siap, infonya akhir bulan ini sudah keluar,” kata Khusnul.
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, warga Surabaya tidak perlu khawatir karena data sudah masuk.
Bantuan akan diberikan secara bertahap hingga data validasi dikumpulkan.
Data akan diproses melalui kelurahan setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/gelar-pendapat_20170315_194538.jpg)