Serangan Harimau Jatim Park 2 Batu Malang, Ini Kata Ahli Kucing Besar Ternama Indonesia
Belum diketahui penyebab utama Harimau tersebut menerkam hingga melukai korban.
Penulis: Sundah Bagus Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sundah Bagus Wicaksono
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Triana Ayu Putri (4), bocah TK Dharma Wanita, Kediri, Jawa Timur, ini dicakar seekor Harimau saat hendak foto bersama di Jatim Park 2, Batu, Malang, Selasa (14/3/2017).
Belum diketahui penyebab utama Harimau tersebut menerkam hingga melukai korban.
Baca: Bocah TK Korban Cakaran Harimau Jatim Park 2 Dipulangkan, Rumah Sakit Malah Bersikap Aneh
Untuk mengetahui hal tersebut, TribunJatim.com meminta pendapat Didik Raharyono, seorang ahli kucing besar ternama di Indonesia.
Menurutnya, ada beberapa faktor yang memungkinkan penyerangan Harimau tersebut.
"Sebenarnya ada beberapa faktor terkait sifat agresif Harimau yg biasa diajak foto," jelas Didik Raharyono kepada TribunJatim.com, Jumat (17/3/2017).
Faktor pertama, Harimau tersebut menyerang karena terkejut atas sikap korban atau orang di dekat korban yang mendekatinya.
Faktor kedua, pihak pengelola belum memberi pakan kepada Harimau tersebut sebelum ditampilkan untuk untuk foto bersama pengunjung.
"Harimaunya sudah dikenyangkan dengan makanan atau belum. Jika dia lapar, biasanya agresif," kata Mbah Didik, sapaan akrabnya, Jumat (17/3/2017).
Faktor ketiga, pawang yang dampingi Harimau saat itu adalah orang yang tidak biasa bersama Harimau tersebut.
"Biasanya, Harimau hanya patuh pada pawang yang sudah terbiasa dengannya. Karena kedekatan personil dengan Harimau itu kadang kurang bisa tergantikan dengan orang lain (pawang pengganti). Dan biasanya mereka akan melawan atau memberontak padahal diluar kebiasaannya," lanjut Mbah Didik.
Baca: Murid TK Korban Harimau Benggala Banjir Simpati
Ia juga menambahkan, Harimau menjadi lebih agresif karena dorongan seks, biasanya terjadi pada Harimau jantan dewasa.
Namun dalam kasus di Jatim Park 2 Batu, Malang, dikabarkan, Harimau yang menyerang masih anakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-malang-korban-terkeman-harimau-dijenguk-kapolres_20170315_181015.jpg)