VIDEO : Jelang Nyepi, Canang dan Sampean Pras Sesajen Laris Sampai Buat Seribu Sehari

Ia biasanya menjajakan beberapa kebutuhan sembahyang, seperti canang, plangkiran, tedung atau payung, kain kotak hitam putih, buku sembahyang

Penulis: Manik Priyo Prabowo | Editor: Dwi Prastika
Tribunjatim.com/manik
Jelang Nyepi, Canang dan Sampean Pras Sesajen Laris Sampai Buat Seribu Sehari, Jumat (24/3/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jelang Hari Raya Nyepi, umat Hindu Bali di Surabaya pun turut merayakannya di pura dan rumah mereka sendiri.

Setidaknya ada dua ribu warga Hindu Bali yang terdaftar di Kota Surabaya, Jawa Timur.

"Kalau paling ramai itu, Canang Sampean Pras untuk sesajen. Sehari buat sampai seribu, dan hari biasa mungkin dua sampai tiga ratus saja," ujar Luh Budi Ari, pedagang kebutuhan sembahyang umat Hindu di Pura Agung Jagat Karana, Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/3/2017).

Ia biasanya menjajakan beberapa kebutuhan sembahyang, seperti canang, plangkiran, tedung atau payung, kain kotak hitam putih, buku sembahyang umat Hindu, dan masih banyak lagi.

Baca: Saat Nyepi, Warga Hindu Bali Harapkan Motor yang Lewati Pura Agung Jagat Karana Surabaya Tak Berisik

Pura Agung Jagat Karana merupakan pura terbesar di Indonesia selain di Pulau Bali.

Sehingga, tak sedikit warga Bali yang melali atau jalan-jalan ke Jawa Timur singgah ke pura ini.

Bersama sang suami, Made Swandana (48) dan lima anaknya, Luh mencoba memenuhi kebutuhan umat Hindu bersama perkumpulan Banjar Surabaya.

"Kami sampai membawa khusus dari Bali karena memang harus dibuat khusus sesuai kepercayaan umat Hindu di Bali," terangnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved