Sopir Taksi Online Dibunuh
Sopir Taksi Online Tewas, Rekan Kerjanya Sempat Dapat Statement 'Korban Bukan Mitra Grab'
Latar belakang pelaku pembunuhan Denny Ariessandi, sopir taksi online yang mayatnya ditemukan di pinggir jalan di Kenjeran masih belum diketahui...
Penulis: Sundah Bagus Wicaksono | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sundah Bagus Wicaksono
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Latar belakang pelaku pembunuhan Denny Ariessandi, sopir taksi online yang mayatnya ditemukan di pinggir jalan di Kenjeran masih belum diketahui oleh pihak rekan kerja korban.
Hal ini disampaikan oleh Amir Maksum, Ketua Asosiasi Transportasi Online Melayani Masyarakat saat dimintai keterangan oleh TribunJatim.com, Sabtu (25/3/2017) sesaat setelah prosesi pemakaman korban di TPU Keputih.
Baca: Rekan-Rekan Grab dan Uber Bersama-sama Mengangkat Jenazah Sopir Taksi Online
"Saya dan teman-teman semua belum tahu alasan dari pelaku menghabisi nyawa Denny tapi yang pasti kita belajar agar kejadian ini menjadi yang pertama dan terakhir," ucap Amir kepada TribunJatim.com.
Rekan-rekan kerja korban berharap ada sinergi dari pihak aplikasi atau mitra agar jangan sampai mengeluarkan pernyataan 'cuci tangan', padahal kenyataannya alamarhum memang memakai aplikasi tersebut untuk mencari nafkah.
"Maka dari itu kami akan meminta konfirmasi dan klarifikasi ke kantor aplikasinya (Grab) karena tadi pagi saya baca ada statement yang mengatakan bahwa almarhum bukan mitra disitu (tidak bekerja di situ),"imbuh Amir.
Rekan kerja korban telah mendengar jika pelaku pembunuh Denny sudah tertangkap dan mereka berharap pelaku dihukum dengan hukuman yang setimpal.
"Sebenarnya jika memakai hukum jalanan bisa saja tapi kami menghormati pihak berwenang yang melaksanakan proses hukumannya," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-sopir-grab-dan-uber-surabaya_20170325_125803.jpg)