Tangkal Berita Hoax, Polres Lamongan Aktif Lakukan ini

Berkembangnya isu penculikan anak secara masif di Lamongan Jawa Timur belakangan ini menjadi atensi serius Kapolres Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim/Hanif manshuri
Para personil polres, termasuk yang bertugas di lokasi wisata intens menyebar Maklumat Kapolres tangkal berita hoax, Senin (27/3/2017) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Berkembangnya isu penculikan anak secara masif di Lamongan Jawa Timur belakangan ini menjadi atensi serius Kapolres Lamongan.

Untuk menangkal setiap informasi palsu (hoax) yang meresahkan masyarakat, kepolres membuat maklumat yang dicetak dan disebar di tengah - tengah masyarakat.

"Maklumat itu disebar dan ditempelkan di tempat - tempat strategi," tandas Kapolres Lamongan, AKBP Juda Nusa Putra kepada Tribunjatim.com, Senin (27/3/2017).

Ini merupakan salah satu kiat dalam menangkal isu - isu negatif atau hoax yang marak beredar saat ini. Seperti informasi kejadian penculikan anak.

Baca: 40.000 Hoax Tersebar di Medsos, Ini Hukuman Bagi Penyebar Hoax

Ditegaskan AKBP Juda Nusa Putra, setiap isu yang ramai berkembang di tengah masyarakat, media sosial, dan media mainstream akan dibahas di internal polres.

Tujuannya, menentukan langkah untuk mencari kebenaran informasi itu.
Dan langkah selanjutnya meningkatkan dan mengoptimalkan peran Humas Polres untuk mengklarifikasi, membantah, dan menjawab setiap berita yang perlu diwaspadai.

Untuk mempercepat penyampaian klarifikasi dan penyebaran berita resmi. Juda memerintahkan seluruh personel polres pengguna sosial media terhubung ke media sosial resmi Polres.

Ia menegaskan, guna meredam isu hoax, pihaknya juga telah menerbitkan Maklumat Kapolres yang mulai disebarkan di seluruh instansi pemerintah, sekolah, lembaga pendidikan, pasantren, dan tempat umum lainnya.
Tempat - tempat vital termasuk menjadi sasaran penyebaran Maklumat.

Pihaknya dan semua personel memanfaatkan Manfaatkan Program Jumatan Keliling (Jumling) dan memerintahkan seluruh Bhabinkamtibmas turun ke desa binaannya.

Para perwira ke Masjid-masjid untuk menyampaikan Maklumat Kapolres serta menerangkan isu yang berembang.

Pihaknya mencoba meredam isu negatif dengan memanfaatkan program polisi masuk sekolah. (Surya/Hanif Manshuri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved