Jawa Timur Mengalami Deflasi 0,09 Persen, Ketua BPS Jatim Malah Berkomentar Seperti Ini
Inflasi Jawa Timur pada bulan Maret 2017 mencapai -0.09 persen atau deflasi sebesar 0,09 persen. Ini komentar Ketua BPS Jatim.
Penulis: Aulia Fitri Herdiana | Editor: Agustina Widyastuti
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Inflasi Jawa Timur pada bulan Maret 2017 mencapai -0.09 persen atau deflasi sebesar 0,09 persen.
Berdasarkan pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur terhadap Indeks Harga Konsumen (IHK) selama bulan Maret 2017 di delapan kota Jawa Timur, terjadi penurunan harga di sebagian besar komoditas.
Baca: Jawa Timur Alami Deflasi di Atas Angka Nasional, Surabaya Jadi yang Terendah
IHK sebesar 127,26 pada bulan Februari 2017 menurun menjadi 127,14 pada bulan Maret 2017.
"Deflasi biasanya terjadi di bulan Februari, kita mengalami sedikit perlambatan. Meskipun inflasi di Februari lalu cukup rendah, tetapi kita gagal deflasi di Februari dan baru terjadi di bulan Maret lalu," jelas Teguh Pramono, Kepala BPS Jawa Timur saat menerangkan rilis bulanannya di kantor BPS Jawa Timur, Surabaya, Senin (3/4/2017).
Sejak Maret 2008 hingga Maret 2017, Jawa Timur hanya dua kali mengalami deflasi yaitu pada Maret 2010 sebesar 0,21 persen dan Maret 2017 sebesar 0,09 persen.
Selebihnya terjadi inflasi. Bahkan pada Maret 2008, inflasi di Jawa Timur mencapai 1,26 persen.
Baca: Tiga Komoditas Ini Jadi Pendorong Deflasi di Jawa Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/teguh-pramono-kepala-bps-jawa-timur-saat-menerangkan-rilis-bulanannya_20170403_162320.jpg)