Ini Tuntutan Buruh Angkut Dermaga Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
Ratusan buruh angkut dermaga Pelabuhan Tanjung Perak demo di Terminal Mirah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.
Penulis: Pradhitya Fauzi | Editor: Edwin Fajerial
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ratusan buruh angkut dermaga Pelabuhan Tanjung Perak demo di Terminal Mirah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (4/4/2017).
Mengenakan kaus warna hijau mereka melakukan orasi di terminal itu.
Ketua Serikat Pekerja Maritim Indonesia, Abdul Salam mengatakan total buruh sebanyak 4000 orang akan melakukan aksi unjuk rasa di berbagai daerah seperti Surabaya, Jakarta, hingga Gresik.
"Peraturan Menteri (PM) nomor 60, 90 93 dihapus, diganti PM 152 dan sangat merugikan kami sebagai rakyat kecil yang hanya ingin mencari sesuap nasi dari pekerjaan kami sebagai buruh pelabuhan," ujar Abdus.
Buruh ingin menuntut hak untuk bekerja di kapal roro dan gapura surya serta menginginkan haknya dikembalikan.
"Tuntutan kami hanya ingin bekerja mengambil barang dari kargo, masalahnya kargo disini tidak ada lagi, sudah dipindahkan ke teluk lamong," cetus seorang buruh bernama Joko.
Para buruh menginginkan kapal-kapal kargo kembali ke Pelabuhan Tanjung Perak agar mereka dapat dipekerjakan kembali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-perak_20170404_090620.jpg)