FOTO : Kecelakaan Menabrak Makam, Faiz Tewas Dalam Posisi Bersujud
Faiz mengalami kecelakaan setelah mengendarai motor Yamaha MX, malam hari.
Penulis: Aji Bramastra | Editor: Aji Bramastra
TRIBUNJATIM.COM, MALAYSIA - Nahas dialami Muhammad Faiz Akmal Mohd Radzali (19).
Mahasiswa asal Malaysia ini meninggal setelah mengalami kecelakaan.
Dilansir oleh media Malaysia, Sinar Harian, kecelakaan ini terjadi pada 18 Maret 2017 lalu.
Faiz mengalami kecelakaan setelah mengendarai motor Yamaha MX, malam hari.
Mahasiswa Universiti Agrosains Malaysia (UCAM) ini diduga kehilangan kendali atas motornya.
Ia lalu menabrak pagar pemakaman Islam di Jalan Lendu, Air Paabas, Melaka, motor tak berhenti dan menerobos ke lokasi pemakaman.
Faiz kemudian diduga terlempar ke dalam makam.
lokasi Kecekaan terjadi di depan kampus di mana Faiz berkuliah.
“Korban yang mengendarai motor Yamaha MX menabrak pagar makam, lalu dia terlempar ke atas kuburan di tempat kejadian,” kata juru bicara Kepolisian Lalu Lintas setempat, Mohd Sham Abdullah seperti diberitakan Sinar Harian.
Yang tragis, Faiz meninggal dalam posisi bersujud.
Diduga, kepalanya terbentur batu nisan.
Menurut teman-teman Faiz, dia sebelumnya pamit membeli makan.
"Kami tunggu dia tidak pulang-pulang," kata teman serumah Faiz, Abdullah Asyiddiq Johari (21).
“Kami berasa agak kaget karana sebelum itu dia baru saja pulang dari membeli nasi bungkus. Dia sempat ajak keluar tapi saya tolak,"
“Karena Faiz tidak pulang-pulang kami menjadi bimbang lalu keluar mencarinya,” ujar Johari lagi.
Tak dinyana, setelah melihat keramaian orang di depan kampus, ternyata karena tewasnya teman mereka itu.

Terjadi Juga di Malang
Meninggal dalam posisi bersujud juga pernah terjadi di Lawang, Malang, Jawa Timur.
Yang meninggal Miftah Arifin, yang ternyata dikenal biasa memandikan jenazah warga lain.
Kabar kematian nama pria tersebut, beredar viral di media sosial.
Disebutkan netizen, Miftah melaksanakan salat ba'diah Isya di masjid setempat pada 3 Januari 2017 lalu.

Namun pada sujud terakhir salat sunah tersebut, ia tak kunjung bangun hingga masjid hendak ditutup petugas.
Setelah diselidiki, ternyata warga Kauman, Lawang, itu sudah meninggal dunia.
Berikut postingan lengkap Syahrul Latief Al Ansor, salah satu netizen yang membagikan kabar viral itu.
"H. Miftah Arifin warga Kauman Lawang yang biasa memandikan jenazah warga lain, semalam (selasa 3-1-17) wafat di saat sujud terakhir pada sholat bakdia Isya.
Saat sholat Isya, almarhum terlihat biasa, setelah jamaah bubar sedang sebagian masih sholat bakdiah Isya termasuk pak Miftah Arifin Allohu yarham.
Namun setelah masjid mau ditutup petugas, beliau tidak bangkit dari sujudnya dan ternyata, innalillahi wainna ilaihi roojiunn. Beliau telah wafat.
Sabda nabi saw, seseorang kelak akan wafat, tergantung perbuatan yang ia biasakan saat hidup."
Sebelum ini, kematian tukang becak bernama Mustafa (61) di Ulee Kareng, Banda Aceh, juga menjadi perbincangan hangat netizen.
Akhir Juli 2016, pria yang biasa menerima jasa pengangkutan barang itu melaksanakan salat Ashar berjamaah di Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng.

Setelah selesai salam hingga berselang lima menit, Mustafa tak juga bangun dari sujudnya. Jamaah lain pun merasa curiga dan memberi tahu pada imam masjid.
Benar saja kecurigaan jamaah lain. Ketika Mustafa disentuh, ternyata tubuhnya sudah lunglai dan meninggal.