Gara-gara ini, Pemulangan Pengungsi Longsor Lereng Gunung Wilis Dipercepat
Petugas minta pengungsi tetap waspada, mengingat lokasi longsor masuk kawasan zona merah di lereng Gunung Wilis.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Puluhan pengungsi bencana tanah longsor di Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri yang ditampung di Balai Desa Surat telah dipulangkan ke rumahnya, Jumat (14/4/2017).
Pemulangan para pengungsi ini setelah di lokasi longsor di lereng Gunung Wilis dilakukan pembersihan. Namun khusus penghuni 3 rumah yang mengalami rusak parah masih ditampung di rumah saudaranya.
Ketiga rumah ini mengalami rusak parah karena atap dan tembok bagian belakang jebol. Sehingga rumahnya tidak layak untuk ditempati lagi,
Sedangkan rumah warga terdampak lainnya hanya mengalami kerusakan ringan sudah dilakukan perbaikan. Sehingga pemiliknya sudah dapat menempati lagi.
Plt Kepala BPBD Kabupaten Kediri Rendy Agatha saat dikonfirmasi Tribunjatim.com menjelaskan, pemulangan warga dari lokasi pengungsian di Balai Desa Surat karena rumahnya sudah dapat ditempati.
Namun petugas juga memperingatkan warga jika terjadi hujan deras lagi untuk tetap waspada. Mengingat lokasi longsor masuk kawasan zona merah di lereng Gunung Wilis.
"Pengungsi sudah kita pulangkan kembali ke rumahnya. Bagi yang rumahnya rusak parah ditampung di rumah saudaranya," jelasnya.
Karena pengungsi sudah dipulangkan, Posko Bencana serta dapur umum yang ada di Balai Desa Surat juga telah ditarik. Pengungsian warga terdampak longsor ini berlangsung selama sepekan.
Diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor mengakibatkan 8 rumah warga mengalami kerusakan berat dan ringan. Selain itu ada 13 KK dengan 48 jiwa yang terdampak longsor diungsikan ke Balai Desa Surat. (Surya/Didik Mashudi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pengungsi-longsor-gunung-wilis-dipulangkan_20170415_072100.jpg)