Targetkan Eliminasi Malaria Tahun 2019 Mendatang, Ini yang Dilakukan Dinkes Jatim
Kadinkes Provinsi Jawa Timur, Kohar Hari Santoso menargetkan agar Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi eliminasi malaria pada tahun 2019 mendatang.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, Kohar Hari Santoso menargetkan agar Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi eliminasi malaria pada tahun 2019.
Untuk mencapai target tersebut, Dinkes Provinsi Jatim melakukan beberapa upaya untuk mengendalikan malaria di Jatim dalam rangka eliminasi tahun 2019.
Upaya pertama yang dilakukan ialah melalui program Pemberian Kelambu Massal Fokus (PKMF) di sembilan kabupaten di Jawa Timur seperti Pacitan, Sumenep, Trenggalek, Ponorogo, dan lain-lain.
Sasaran di sembilan kabupaten tersebut adalah warga yang tinggal di daerah dengan perindukan nyamuk Anophles (nyamuk penular malaria) dan terdapat penderita malaria impor.
Baca: Dari Riset Initiative Institute Soal Pilgub Jatim, Hingga Pejabat yang Datangi Nenek Tuna Daksa
"Kelambu tersebut mengandung insektisida, jadi kalau ada nyamuk yang menempel langsung mati, tapi aman untuk manusianya," ujar Kohar, Kamis (27/4/2017).
Pembagian kelambu tersebut dilakukan mulai akhir bulan Maret sampai pertengahan bulan April tahun 2017.
Beberapa upaya yang lain adalah meningkatkan kapasitas dokter di layanan kesehatan baik di RS maupun Puskesmas.
"Kadang-kadang ada dokter yang sudah lama tidak menangani malaria sehingga lupa bagaimana gejala-gejalanya, sehingga kami mengadakan workshop yang diikuti dokter dari semua kabupaten kota di Jatim untuk meningkatkan kembali kapasitas dokter dalam menangani Malaria," tambah Kohar.
Mengadakan sosialisasi pengendalian malaria di masyarakat, mengobati penderita secara standar di tempat layanan kesehatan, dan upaya-upaya lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-malaria_20170315_171901.jpg)