Wow, Muda-Mudi Demokrat Surabaya Nonton Bareng Film Kartini, Ini Komentarnya

Ratusan anggota Muda-Mudi Demokrat (MMD) berkumpul di salah satu restaurant di sebuah pusat perbelanjaan di Surabaya, Rabu (26/4/2017). Anggota yang d

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim.com/ Adeng Septi Irawan
Ayu Shita dalam acara nobar Muda-Mudi Demokrat, Rabu (26/4/2017) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ratusan anggota Muda-Mudi Demokrat (MMD) berkumpul di salah satu restaurant di sebuah pusat perbelanjaan di Surabaya, Rabu (26/4/2017). Anggota yang datang dari penjuru kabuten maupun kota di Jatim tersebut hendak melakukan agenda nonton bareng film biopik pahlawan nasionnal, “Kartini”.

Berdasaran penjelasan ketua MMD, Bayu Airlangga, anggota yang datang tersebut merupakan perwakilan dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

”Kami mengajak anggota MMD dari seluruh kabupaten/kota untuk mengikuti gathering malam ini sekaligus untuk nonton film Kartini, ujar Bayu kepada Surya (Tribunnews.com Network), Rabu (26/7/2017).

Bayu Airlangga menjelaskan, MMD sebagai komunitas peduli kader muda Partai Demokrat, ingin mengajak anggotanya untuk meneladani sifat maupun karakter Kartini. Menurut Bayu, perempuan yang memiliki gelar kebangsawanan Raden Ajeng tersebut memiliki kesamaan ciri dengan anggota MMD, yakni sama-sama muda.

Meskipun demikian, menurut Bayu, Kartini telah memiliki kepedulian tinggi terhadap negaranya. Terutama dalam memperjuangkan persamaa hal antara perempuan dan laki-laki. Di antaranya dengan melalui pemikiran yang ia tuangkan melalui tulisan.

“Kami melihat Ibu Kartini ini adalah seorang yang masih muda. Namun ia sudah memiliki semangat dan tekad besar terhadap kepedulian bangsa dan negara. Tekad ini pula yang juga ingin kami ajarkan kepada anggota kami,” ujar Bayu Airlangga kepada Surya (Tribunnews.com Network).

Baca: Pemeran Film Kartini Ini Ikut Nobar Bareng Muda-Mudi Demokrat, Ternyata Begini Perasaannya

“Apalagi, selain masih muda, Kartini dengan segala keterbatasannya bisa mengoptimalkan potensi yang ia miliki. Bahkkan menembus adat istiadat yang selama ini memenjerakan hak perempuan,” lanjut menantu Gubernur Jatim, Soekarwo tersebut.

”Atas perjuangan beliau, saat ini hak antara perempuan dan laki-laki telah sama. Selanjutnya, tanggung jawab kita adalah untuk meneruskan perjuangan beliau ini untuk peduli terhadap bangsa,” kata Bayu Airlangga.

Selain jajaran pengurus anggota MMD, hadir pula jajaran funsgionaris partai berlambang Mercy tersebut. Di antaranya, anggota DPRD Jatim yang juga menjabat Sekretaris DPD Demokrat Jatim, Renville Antonio.

Renville mengatakan, bahwa komunitas ini dibuat sebagai lembaga pendidikan non formal dengan basis politik. Karena diikuti oleh mayoritas kelompok pemuda, MMD memang memberikan berbagai bentuk kegiatan mendidik dengan kemasan “ringan namun berbobot”.

“Berdasarkan survey yang kami telah lakukan, tingkat pemahaman pemuda terhadap dunia politik ini masih rendah. Padahal, dengan melalui politik lah, salah satu cara peduli terhadap bangsa,” kata Renville kepada Surya di temat yang sama.

Sama halnya dengan Bayu, Renville pun berharap bahwa para kader dapat meneladani sosok perempuan yang juga tergolong muda tersebut.”Sekarang kan masih nuansa Hari Kartini. Kami ingin memberi tahu bahwa jenis kelamin maupun usia bukan alasan untuk tidak peduli terhadap bangsa maupun negara,” pungkas Renville.

Salah satu tokoh pemeran utama dalam film ini, Ayushita pun hadir pada acara ini. Ayusita berperan menjadi Kardinah, adik Kartini dalam film yang disutradarai Hanung Brahmantyo tersebut. Ayu pun sedikit bercerita tentang sulitnya memerankan tokoh ini.

”Sosok Kartini adalah perempuan muda yang kuat. Saya saja cukup sulit untuk memerankan sosok Kardinah yang juga dekat dengan Kartini. Kardinah, sedikit banyak juga terpengaruh dengan pemikiran Kartini,” ujar Ayu.

”Film ini mengandung cerita keluarga, cinta, budaya dan perjuangan seorang perempuan. Ada humornya juga. Lengkap dan setting tempat yang juga berusaha disamakan dengan latar saat itu. Semoga penonton bisa menikmati acara ini,” kata perempuan yang pernah menyabet gelar aktris terbaik pada penghargaan Indonesia Movie Award tahun 2014 ini.

Ayusita pun ikut bangga dengan tingginya antusias komunitas ini terhadap film tersebut. “Saya memang bukan bagian dari MMD. Namun, kami memiliki kesamaan sebagai perempuan muda. Saya cukup bangga dengan tingginya antusias komunitas ini dan semoga bisa mengambil hikmah dalam film ini,” pungkas perempuan 27 tahun tersebut.(Surya/Bobby Koloway)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved