Ahok Ternyata Juga Dapat Karangan Bunga di Surabaya, Isi Ucapannya Gunakan Dua Bahasa

Ternyata tak hanya di Jakarta, mantan cagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendapatkan kiriman bunga.

Penulis: Nurul Aini | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Nurul Aini
Karangan bunga untuk Ahok di Surabaya, Senin (1/5/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ternyata tak hanya di Jakarta, mantan cagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendapatkan kiriman bunga.

Sebab, di Surabaya Ahok rupanya juga mendapatkan kiriman bunga tersebut.

Karangan bunga itu itu ada di depan Gedung Negara Grahadi, di Jalan Taman Apsari, Surabaya, Senin (1/5/2017).

Berdasarkan pantauan TribunJatim.com, setidaknya ada dua karangan bunga yang ditujukan kepada Ahok.

Namun, selain kepada Ahok, karangan bunga juga ditujukan pada Risma, Jokowi, Djarot dan Ridwan.

Baca: Suasana Tim Persebaya Empat Jam Usai Insiden Iwan Setiawan Acungkan Jari Tengahnya

Seperti diketahui Risma atau Tri Rismaharini merupakan Wali Kota Surabaya, lalu Jokowi merupakan Presiden Indonesia, Djarot merupakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, dan Ridwan Kamil adalah Wali Kota Bandung.

Satu karangan bunga berwarna dasar kuning dikirim atas nama keluarga Liu pecinta NKRI.

Ucapan yang tertera dalam karangan bunga itu menggunakan dua bahasa, yaitu bahasa Jawa dan Indonesia.

"Abang puteh bendero negoro
Bhineka Tunggal Ika semboyan bongso
ojo gelem diajak durno
mengko ajur negoro koyok sirio.
Maju terus Ahok, Risma, Jokowi, Djarot, Ridwan."

Artinya merah putih bendera negara, Bhineka Tunggal Ika semboyan bangsa, jangan mau diajak Durna (nama lakon wayang yang licik), nanti bisa hancur negara seperti sirio.

Dalam karangan bunga lainnya berwarna dasar merah bertuliskan,

"Sego jagung lawuhe rempelo ati
Wong sing agung ngetep neng ati
Urip terus lan dadi lampu sing nerangi bengi. Untuk Ahok, Risma, Djarot dan Ridwan," tulisan dalam karangan bunga dari @cangkem_pedes.

Artinya nasi jagung lauknya rempelo hati, orang yang agung menetap dihari, hidup terus dan jadi lampu yang menerangi malam.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved