Bulan Ramadhan Nanti Siap-siap Harga Bawang Putih Jawa Timur Jadi Naik, Ini Pertimbangannya
Direktur PT Puspa Agro, Abdullah Muchibudin atau Udin memperkirakan bahwa harga bawang putih akan tetap naik.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Alga W
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Untuk memenuhi permintaan bawang putih jelang bulan puasa, Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus mendatangkan dari tempat lain.
Hal tersebut untuk menjaga pasokan dan harga agar tetap stabil.
Namun Direktur PT Puspa Agro, Abdullah Muchibudin atau Udin memperkirakan bahwa harga bawang putih akan tetap naik.
Baca: Bawang Putih Masih Diimpor, Pemprov Jatim Didesak untuk Lakukan Pembibitan Secara Mandiri
Tapi lanjut Udin, kenaikan yang diprediksi tidak akan setinggi tahun lalu.
"Kalau menurut saya tetap naik, tapi tidak akan lebih dari 10 persen dari harga pasaran," ujar Udin, Kamis (4/5/2017).
Hal tersebut dikatakan Udin atas beberapa pertimbangan, seperti terjaganya stok dan nilai tukar rupiah yang terjaga.
Baca: Harga Bawang Putih Cenderung Naik, Tapi Tenang, Langkah Ini Akan Dilakukan Kemendag
Udin juga mengatakan, jika Pemerintah Provinsi terus bergantung pada produk bawang putih impor, maka harga bawang putih di pasaran akan susah dikontrol.
Untuk itu Udin menyarankan agar Pemerintah Provinsi bisa memberdayakan petani untuk menanam bawang putih agar bisa memenuhi kebutuhan lokal di Jawa Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-bawang-putih_20170504_181020.jpg)