Santri Tenggelam
Sering Marah Lihat Abdul Pulang ke Surabaya, Sang Ibu Shock Dengar Putranya Itu Tewas Tenggelam
6 orang santri Madrasah Tsanawiyah Mambaus Solihin diketahui tewas tenggelam di telaga wilayah bekas tambang Batu Desa Suci, Manyar Gresik.
Penulis: Pradhitya Fauzi | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - 6 orang santri Ponpes Mambaus Solihin diketahui tewas tenggelam di telaga wilayah bekas tambang batu kapur Desa Suci, Manyar Gresik.
Baca: 6 Santri Yang Tenggelam Masih Berseragam dan Diduga Tidak Bisa Berenang
Seorang di antaranya adalah warga Surabaya bernama Abdul Rohman Nafis
Abdul bertempat tinggal di jalan Tambak Asri Tanjung 5 no 12, Krembangan, Surabaya, Jawa Timur.
TribunJatim.com pun mengunjungi rumah duka untuk menggali keterangan.
Saat TribunJatim.com tiba, sudah tampak tenda yang dipasang di lokasi gang sempit depan rumah keluarga korban pada Kamis (18/5/2017)
Ayah korban bernama Munari dan Ibunya bernama Maisaroh yang merupakan warga asal Sampang, Madura.
Mereka mengaku mendapat kabar tersebut pukul 13.00 WIB.
"Tadi di telepon bapak-bapak sekitar jam satu siang mengaku dari petugas, tapi tidak tahu petugas apa, anak saya dinyatakan sudah tidak bernyawa. bapaknya langsung berangkat waktu dapat kabar tadi," terang Maisaroh.
Maisaroh mengaku Abdul putranya lebih sering pulang ke Surabaya.
"Sampeyan iku mondok kok moleh2 ae, mbok yo sing kerasan suwe nak kono (Kamu itu dipondokan kok suka pulang-pulang terus, harusnya kerasan lama di pondok)," terang Maisaroh, ibu korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-abdul-rohman-krembangan-surabaya_20170518_192818.jpg)