Silaturrahmi Tiga Pilar, Forpimda Situbondo Tanda Tangani Lima Pernyataan Sikap
Kepolisian Resort Situbondo, menggelar silaturrahmi tiga pilar, Rabu (24/5/2017).Silaturrahmi tiga pilar yang terdiri Kepala Desa, Babinsa dan Bhabink
Penulis: Izi Hartono | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Kepolisian Resort Situbondo, menggelar silaturrahmi tiga pilar, Rabu (24/5/2017). Silaturrahmi tiga pilar yang terdiri Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dengan mengusung tema, "Dengan Soliditas Tiga Pilar Kita Wujudkan Kamtibmas di Wilayah Kabupaten Situbondo yang Semakin Kondusif Dalam Rangka Mendukung Pilkada Jatim 2018".
Bahkan disela acara silaturrahmi tiga pilar yang berlangsung di gedung tennes Mapolres Situbondo menghasilkan lima pernyataan yang ditandatangani oleh Forum Pimpan Daerah ( Forpimda) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Lima pernyataan tersebut, yang pertama mengamankan dan memelihara nilai-nilai kebangsaan melalui implementasi empat pilar ditengah masyarakat Situbondo.
Kedua, menindak tegas secara hukum terhadap setiap orang atau kelompok yang berupaya memecah belah persatuan dan kesatuan melalui ucapan atau perbuatan.
Baca: BREAKING NEWS - Puluhan Siswa Surabaya Diamankan Satpol PP, Penyebabnya Bikin Miris
Ketiga, mendorong persatuan dan kesatuan semua elemen masyarakat yang ada. Serta yang keempat memperkuat persatuan dan kesatuan guna menangkal segala bentuk provokasi dan yang kelima meningkatkan sinergi tiga pilar dalam memelihara situasi keamanan wilayah yang kondusif.
Dalam sambutannya, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengatakan, berdasarkan pasal 63-68 UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, kabupaten atau kota harus tegak lurus dan sinergis dengan provinsi.
Menurutnya, Indonesia dibagi-bagi menjadi provinsi, dan provinsi dibagi menjadi kabupaten atau kota.
"Terdapat sanksi peringatan pertama, kedua, disekolahkan, serta dicopot dari jabatan jika tegak lurus dan sinergi ini tidak dilakukan," kata Bupati Dadang Wigiarto.
Komitmen tegak lurus ini, kata bupato Dadang Wigiarto, ini sangat penting dalam menciptakan kondisi Situbondo yang aman dan nyaman.
Sebab, apabila ada gangguan sedikit di wilayah Jatim khususnya Situbondo, maka akan berdampak sangat besar, bukan hanya Jawa Timur tetapi wilayah lain Indonesia.
"Dengan terciptanya keamanan dan kenyamanan, lanjutnya, maka proses pembangunan di Kab. Situbondo juga akan berjalan sesuai rencana," jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Situbondo, AKBP Sigit mengatakan bahwa hasil sinergitas Forkopimda Situbondo diantaranya situasi dan kondisi kamtibmas serta kriminalitas cenderung mengalami penurunan, hal ini berkat kerja keras seluruh tiga Pilar Kamtibmas ditingkat kecamatan, desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang turun langsung melihat situasi kondisi dilapangan.
Kapolres Situbondo juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung TNI Polri dan Pemerintah dalam menjaga keutuhan NKRI dari upaya – upaya untuk memecah belah bangsa serta mewaspadai ancaman Radikalisme, Intoleransi serta ancaman Narkoba dan Minuman Keras (Miras).
Dikatakan, diera kemanjuan teknologi ini juga patut diwaspadai bersama ancaman dari dunia maya, diantaranya berita-berita Hoax, provokatif, menebar kebencian dan kekerasan yang memerlukan perhatian serius dari semua pihak baik Pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat sehingga tidak terjadi benturan akibat adanya pemberitaan atau informasi Hoax tersebut.
"Kekuatan Polri bukan hanya sebatas pada personil namun kekuatan terbesarnya ada pada masyarakat yang menginginkan perdamaian,"pungkasnya. (Surya/Izi Hartono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-situbondo-mou-situbondo-tiga-pilar_20170524_152453.jpg)