Curvaboys Hanya Bisa epuk Tangan dan Bernyanyi Dukung Persela, Gara-garanya ini
Hanya diberi kuota tiket 1500 dan tak diperbolehkan membawa atribut serta alat drum band saat mendukung tim kesayangannya Persela Lamongan berlaga di
Penulis: Dya Ayu | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Hanya diberi kuota tiket 1500 dan tak diperbolehkan membawa atribut serta alat drum band saat mendukung tim kesayangannya Persela Lamongan berlaga di Stadion Petrokimia Gresik melawan Persegres Gresik, Senin (5/6/2017) malam, Curvaboys kelompok suporter Persela hanya bisa pasrah.
Seperti diketahui, Persela Lamongan merupakan salah satu tim yang memiliki suporter terbanyak di Indonesia.
Apalagi Persela Lamongan saat ini didukung oleh dua kelompok suporter, yakni LA Mania dan Curvaboys.
Menurut Ikhul salah satu pentolan Curvaboys, kuota tersebut sebenarnya sangat jauh dari harapan. Sebab sehari sebelum laga saja, tercatat 1274 suporter telah menyetorkan data dan uang tiket.
"Rencana kami kesana (Gresik,red) kemungkinan membawa 15 truk dengan asumsi satu truk dinaiki sekitar 75 anak. Untuk kuota yang hanya 1500 ini jujur kami juga dilematis, satu sisi kami menghargai tuan rumah dan jaga nilai-nilai seduluran sama teman-teman Ultras Mania dengan patuh peraturan disana tapi anak-anak juga kasian," kata Ikhul pada Surya.co.id, Senin (5/6/2017) siang.
Selain itu, Panpel Persegres juga melarang suporter Persela membawa atribut dan juga alat drum band, karena tempat duduk suporter Persela dibelakang betch pemain dan official, dikhawatirkan akan mengganggu apabila membawa perkusi.
Peraturan ini sama dengan saat Persegres Gresik menjamu Persib Bandung.
Baca: Menang Materi Pemain, Persela Lamongan Enggan Anggap Remeh Persegres
Menanggapi hal ini, Ikhul mengaku menghargai peraturan tersebut dan pihaknya akan mensosialisasikan pada suporter lainnya.
"Peraturan silahkan dibuat oleh panpel kita sosialisasikan ke anak-anak, cuma ketika di lokasi kadang tidak bisa seperti yang diinginkan karena di lapangan, apalagi suporter itu dia gerak berdasarkan naluri. Jadi meskipun tidak pakai perkusi tetep saja bisa nyanyi dan tepuk tangan," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam laga berjuluk Derby Jatim ini, dipastikan akan berlangsung ramai dan sengit, selain jarak Lamongan dan Gresik yang berdekatan, juga kedua tim memiliki animo suporter yang besar. (Surya/Dya Ayu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/persela-lamongan-vs-persija-jakarta-di-stadion-surajaya-lamongan_20170510_161258.jpg)