Jika Masyarakat Mudik ke Kampung Halaman Saat Lebaran, Bisa Ikuti Saran Kapolda Jawa Timur Ini

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) beserta seluruh Polres/Polresta jajaran akan melakukan antisipasi dan waspada adanya gangguan.

Tayang:
Penulis: Sundah Bagus Wicaksono | Editor: Edwin Fajerial
TRIBUNJATIM.COM/SUNDAH BAGUS WICAKSONO
Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin saat memberikan keterangan pada awak media mengenai Operasi Ramadniya Semeru 2017, Senin (19/6/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sundah Bagus Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) beserta seluruh Polres/Polresta jajaran akan melakukan antisipasi dan waspada adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2017 melalui Operasi Ramadaniya Semeru 2017.

"Dalam antisipasi melakukan kamtibmas, kami akan melaksanakan kegiatan deteksi dini," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin usai apel persiapan anggota dalam Operasi Ramadniya Semeru 2017 di lapangan utama Mapolda Jatim, Senin (19/6/2017).

Deteksi dini yang dimaksud Irjen Pol Machfud Arifin meliputi tindakan penyelidikan, pengamanan, penggalangan terhadap faktor yang dapat memengaruhi gangguan kamtibmas menjelang, pada saat, dan setelah Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Selain itu, polisi juga wajib melakukan pembinaan kepada masyarakat (polmas) dan mengimbau agar masyarakat selalu waspada setiap saat, baik waspada terhadap dirinya maupun barang yang dimiliki.

"Polisi wajib memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai keamanan harta benda yang dimiliki seperti sepeda motor yang digunakan untuk mudik," ujarnya.

"Kalau tidak dibawa bisa dititipkan ke tetangga atau pengurus RT/RW setempat dan melakuka ronda (siskamling) di lingkungan masing-masing," katanya.

Polisi juga memberikan penyuluhan dan penerangan kepada masyarakat agar memenuhi atau mengikuti imbauan dari petugas.

"Hal ini semata untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas atau gangguan lalu lintas (kemacetan), kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dengan memanfaatkan media massa dan media sosial," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved