Sembilan Kelompok PKL Alun-Alun Batu Disatukan untuk Penataan dan Pembangunan Ini

Seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-Alun Batu akan disatukan. Hal ini dikarenakan untuk fokus pada pembangunan foodcourt di dua tempat.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Edwin Fajerial
SURYA
Alun-Alun Batu 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-Alun Batu akan disatukan.

Hal ini dikarenakan untuk fokus pada pembangunan foodcourt di dua tempat.

Yakni di depan Ganesha yang saat ini sedang dibangun, dan satu lagi di depan Plasa Batu.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, Sinal Abidin, yang mengatakan memang ada rencana untuk menyatukan jadi satu PKL di Alun-Alun Batu.

"Ya memang ada. Karena akan fokus pembangunan food court yang menampung para PKL itu," kata Sinal, Kamis (29/6).

PKL yang ada di Alun-Alun Batu tersebut terbagi ke dalam sembilan kelompok.

Disatukannya PKL itu selain membuat kondisi Alun-Alun Batu lebih baik, juga untuk kesejahteraan PKL.

Oleh karena itu, Pemkot Batu membangun dua food court senilai Rp 2,8 miliar.

"Agar saat penataan PKL tidak saling berebut. Pemkot Batu jadi tahu mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu," imbuh mantan Dinas Pariwisata dan Kebudayaaa Batu itu.

Sementara itu, M Said salah satu PKL mengaku senang dengan dukungan konkrit dari Pemkot Batu.

Pihaknya mewakili pedagang PKL Alun-Alun, berharap ke depan agar PKL tidak bertambah lagi.

"Kami sih setuju ya dengan kemauan Pemkot. Asal PKL yang lama jadi prioritas. Kalau bisa jangan bertambah lagi PKL nya," kata dia.

Seperti yang diketahui pemkot Batu saat ini membangun dua food court.

Nantinya pembangunan food court ini akan memakan waktu sekitar empat bulan.

Konsep food court ini seperti hanggar, dan terbuka, sehingga pengunjung bisa menikmati kuliner dan melihat pemandangan Alun-Alun. Setidaknya ada 441 PKL yang berjualan di Alun-Alun Batu. (Surya/Sany Putri Eka)

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved