Liga Indonesia

Alami Tren Negatif di Pertandingan, Ini Strategi Pelatih Persegres Gresik United untuk Setiap Lini

Rentetan hasil buruk diraih Persegres Gresik United hingga pekan ke-11 di Gojek Traveloka Liga 1.

Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Dwi Prastika
Harian Surya
Pelatih Persegres Gresik Hanafi, usai melatih para pemainnya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Rentetan hasil buruk diraih Persegres Gresik United hingga pekan ke-11 di Gojek Traveloka Liga 1.

Hal tersebut membuat pelatih kepala Persegres Gresik United, Hanafi harus memutar otak bagaimana caranya agar Laskar Kebo Giras ini bisa kembali menemukan ritme positif.

Hanafi menjelaskan, tren negatif yang dialami oleh timnya tak terlepas dari beberapa faktor.

Salah satu faktornya adalah kekurangan pemain yang penuh pengalaman.

Baca: Hindari Calo, Pembelian Tiket Persebaya vs Persatu Tuban Dibatasi Hanya Sebanyak Ini per Orangnya

"Di Persegres itu pemainnya muda semua, kita butuh tambahan pemain," ungkap Hanafi kepada TribunJatim.com, Senin (3/7/2017).

Ia menambahkan, ia kemungkinan memerlukan tambahan tiga pemain lagi, untuk bisa menambal kekurangan di setiap lini.

"Satu di lini belakang, satu di tengah, satu di depan," jelasnya.

Baca: Final Piala Konfederasi 2017, Jerman Sukses Petik Kemenangan, Berikut Cuplikan Videonya!

Selain itu, ia juga berkeinginan untuk mendatangkan marquee player, karena sampai sekarang Persegres Gresik United masih belum mempunyai pemain tipe internasional.

"Mungkin saya ingin beli marquee player di posisi penyerang," ungkap Hanafi.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved