Dikira Kotak Harta Karun di Kenjeran Park, Setelah Didekati Ternyata Mayat Pencari Kerang Tengkurap

"Adik iparnya langsung memanggil ambulans sambil sesenggukan dan menangis setelah mengetahui kakaknya meninggal, tapi memang dimaklumi sama...

Penulis: Sundah Bagus Wicaksono | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Bangka Pos
ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sundah Bagus Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Towali (58), seorang pencari kerang meninggal dunia saat melaut di pantai dekat Kenjeran Park (KenPark), Desa Larangan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Senin (10/7/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

Towali merupakan warga Jalan Tempuhrejo, Desa Wates RT. 02/RW. 03, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.

Dari keterangan Mujiono (64), rekan korban saat mencari kerang, korban meninggal akibat penyakit darah tinggi yang dideritanya kumat.

"Pak Towali meninggal karena darah tingginya kumat, selain darah tinggi dia punya penyakit lain, seperti asma dan lain-lain, komplikasi, jadi memang sering sakit-sakitan, apalagi badannya memang gemuk," ujar Mujiono saat ditemui TribunJatim.com di tempat tinggalnya.

Baca: BREAKING NEWS: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Area Rawa Kenjeran Park

Towali pertama kali ditemukan dengan posisi tengkurap dekat papan luncurnya untuk mencari kerang di tepi laut.

"Lho saya kira itu peti harta karun dari kejauhan, soalnya bentuknya kotak dan hitam, pikir saya Alhamdulillah dapat rezeki nomplok, setelah saya dekati eh tidak tahunya papan luncur Towali yang sedang terbalik dan ada dirinya yang sudah tergeletak dilumpur sampingnya," kata Minin (45), rekan korban mencari kerang kemudian tertawa.

Selain itu, tukas Mujiono, korban juga sering pingsan saat bekerja karena penyakitnya yang kumat.

"Kapan itu juga pernah tiba-tiba tergeletak di atas perahunya saat mencari ikan di laut, eh nggak tahunya semaput (pingsan)," tukasnya.

Setelah mengetahui korban meninggal, Minin memanggil Mujiono, Husnan, Suyanto, dan Asmin untuk membawa jasad korban ke tepi.

Selanjutnya, Ikhwan (47), adik ipar korban yang juga mencari kerang diseberang lokasi kejadian segera memanggil ambulans milik desa untuk mengevakuasi jenazah.

Baca: Main Di Kandang Sendiri, PS TNI Tumbang Oleh Hatrik Irfan Bachdim

"Adik iparnya langsung memanggil ambulans sambil sesenggukan dan menangis setelah mengetahui kakaknya meninggal, tapi memang dimaklumi sama keluarga kalau Towali memang sakit-sakitan orangnya," sambung Mujiono.

Ia menambahkan, dirinya masih bertemu dengan korban pada Senin (10/7/2017) pagi.

"Saya juga nggak nyangka Towali udah nggak ada, lha wong tadi pagi aja masih ketemu sama dia menjual hasil kerang kemarin sama cucunya," tambah Mujiono.

Jenazah sudah dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Kenjeran, Surabaya setelah tiba di rumah duka sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca: Panggil Tukang Servis ke Rumah, Sang Istri Tak Pakai Celana Dalam, Aksinya Tak Disangka Suami

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved