Hujan Turun, Jalan Nasional Lamongan - Surabaya Macet Total
Licin dan sangat berbahaya serta kemacetan parah jadi bumbu akibat hujan turun rintik-rintik.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Hujan yang mengguyur wilayah Lamongan membuat ruas jalur nasional Surabaya - Lamongan macet dan kendaraan mengular, Kamis (27/7/2017) pagi.
Ini memaksa anggota Lantas Polres turun jalan di titik biang kemacetan, terutama di perlintasan double track kereta api yang berada di sebelah barat Terminal Lamongan.
Kondisi jalan di perlintasan yang sangat licin membuat pengendara harus benar-benar ekstra hati-hati jika tak ingin tergelincir dan celaka. Sehingga atrian mengular hingga beberapa kilometer.
Kondisi jalan di bahu double track yang rusah berlubang dan tingkat kemiringan yang begitu dalam membuat semua jenis kendaraan yang melintas harus mengurangi kecepatan.
(Kasihan, 173 Orang Calon Jemaah Haji Kediri Batal Berangkat)
Inilah yang menjadi pemicu kemacetan dari dua jalur kendaraan, Barat dan ke Timur.
Jika tidak mengurangi kecepatan, kecelakan tidak akan terhindarkan, terutama untuk kendaraan motor roda dua.
"Mending hujan deras, kalau hujan gerimis atau pasca hujan menyusahkan para pengguna jalan. Termasuk anggota," ungkap Kanit Patroli Sat Lantas Polres Lamongan, Aiptu Fifin Yuli saat ditemui Surya di titik biang kemacetan, Kamis (27/7/2017).
(Ternyata Kisah Heroik Inilah yang Bikin Mantan Teroris Adik Trio Bomber Bali Taubat)
Hingga pukul 08.30 WIB, kemacetan panjang terjadi dari dua arah di ruas jalan nasional Lamongan - Surabaya tersebut.
Sementara lubang jalan nasional yang ada di bahu rel double track masih dibiarkan menganga.
Hanya ada upaya pengurukan yang dilakukan petugas Sat Lantas Pos 90 (Terminal Lamongan) dengan urugan sisa material apa adanya.
"Ini kami manfaatkan sisa pengerukan jalan yang ada di bahu jalan untuk menguruk jalan yang berlubang," ungkap Fifin.
(Astaga, Komunitas Gay di Pasuruan Menjamur, Anggotanya Bikin Geleng-geleng Kepala)
(Terungkap, Inilah Cowok Dibalik Akun Persatuan Gay Universitas Brawijaya yang Menghebohkan)
Selain upaya penambalan jalan, para anggota Lantas terpaksa diterjunkan ke titik biang kemacetan.
Petugas harus membantu mengarahkan dan memberi komando saat melintas di double track. Ini utamanya yang datang dari arah barat.
Sementara lainnya mengatur kendaraan dari sebelum menjelang double track. "Kalau ada yang nyerobot satu kendaraan saja akan memperparah kemacetan," tandasnya.
Baca: Situs Calon Arang Peninggalan Kerajaan Khadiri Dirusak, Pelaku Tinggalkan Tulisan Teror
Kesibukan anggota Lantas ini bisanya akan bertahan hingga kondisi jalan kering bersamaan panas terik matahari.
Pengamatan di lapangan menunjukkan, kemacetan panjang terjadi dari dua arah di jalur jalab dua jalur empat ruas.
Apalagi hujan yang mengguyur wilayah Lamongan terjadi mulai pukul 03.30 WIB. Hingga pukul 09.00 WIB hujan rintik-rintik hujan masih berlangsung. (Surya/Hanif Manshuri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/lamongan-macet-usai-diguyur-hujan_20170727_095827.jpg)