Lima Provinsi di Pulau Jawa Alami Kenaikan Nilai Tukar Petani, Kecuali. . .
Kelima provinsi di Pulau Jawa mengalami kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2017 kecuali. . .
Penulis: Aulia Fitri Herdiana | Editor: Agustina Widyastuti
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kelima provinsi di Pulau Jawa mengalami kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2017 kecuali Banten.
NTP merupakan indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani di daerah pedesaan.
Kelima provinsi yang melakukan penghitungan NTP ialah Jawa Barat, Jawa Tengah, D I Yogyakarta, Jawa Timur, dan Banten.
( Nilai Tukar Petani Jawa Timur Juli 2017 Alami Pertumbuhan, Naik Hingga Sebesar Ini )
Banten mengalami penurunan NTP sebesar 0,59 persen.
Dibandingkan 4 provinsi lainnya, NTP Banten pada Juli 2017 hanya mencapai 99,60 dari yang sebelumnya mencapai 100,19.
Angka yang dapat dinilai baik ialah jika perolehan NTP mencapai angka minimal 100.
Hal ini disebutkan Teguh Pramono, Kepala BPS Provinsi Jawa Timur pada TribunJatim.com, Selasa (1/8/2017).
"Kenaikan NTP terbesar terjadi di provinsi Jawa Timur sebesar 0,89 persen dibandingkan Juni 2016," ungkap Teguh.
Setelah Jawa Timur, kenaikan terbesar terjadi juga di Jawa Tengah sebesar 0,67 persen, Daerah Istimewa Yogyakarta 0,32 persen, dan Jawa Barat 0,02 persen.
( Juli 2017, Semua Ibu Kota Provinsi di Pulau Jawa Alami Inflasi, Kecuali Kota Ini )
"Angka NTP terbesar tercatat di Jawa Barat sebesar 104,48," jelas Teguh.
NTP di Jawa Timur tercatat sebesar 103,91, naik dibanding bulan Juni 2017 yang sebesar 103,00.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kepala-bps-jawa-timur-teguh-pramono-senin-1742017_20170417_160417.jpg)