Di Pasar Menur Surabaya, Harga Garam Naik Hingga 5 Kali Lipat
Kelangkaan garam yang terjadi menyebabkan sejumlah pasokan garam di pasaran menjadi berkurang.
Penulis: Aulia Fitri Herdiana | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Garam di Pasar Menur, Surabaya, Jawa Timur, mengalami kenaikan harga hingga 5 kali lipat.
Kelangkaan garam yang terjadi menyebabkan sejumlah pasokan garam di pasaran menjadi berkurang.
Joko misalnya, pemilik warung sembako di Pasar Menur Surabaya ini menyetok garam sejak seminggu yang lalu.
(Dua CHJ Meninggal Dunia, Begini Keterangan Wakil Ketua Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya)
"Cuma ini yang saya punya," ucap Joko sambil menunjukkan sekantong garam kemasan ukuran 250 gram.
Garam kemasan tersebut ia jual seharga Rp 2.500 per bungkus.
Padahal harga normal biasanya hanya Rp 500 untuk kemasan 250 gram.
Sejak seminggu yang lalu, Joko hanya memasok 1 plastik besar berisi 20 kemasan garam ukuran 250 gram.
"Susah stoknya, saya lihat kemaren ada yang jual murah ya saya beli aja," lanjutnya.
Joko juga mengaku pembeli yang mencari garam tidak terlalu banyak.
"Ya ada sih, tapi gak sebanyak biasanya," tambah Joko.
Di beberapa toko lain di Pasar Menur Surabaya justru ada yang tidak memiliki stok garam untuk dijual.
(Gak Cuma WANNA ONE, 10 Kontestan Produce 101 Season 2 Ini Juga Bakal Debut Lho!)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/joko-pemilik-warung-sembako-di-pasar-menur-surabaya_20170802_125016.jpg)