VIDEO: Dishub Sebut Pendapatan dari Biaya Parkir Meningkat Gara-gara e-Parking Non Tunai
Penggunaan kartu e-money untuk transaksi e-parking diperkenalkan di Jalan Sedap Malam Surabaya pada Jumat (4/7/2017.
Penulis: Nurul Aini | Editor: Edwin Fajerial
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini.
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penggunaan kartu e-money untuk transaksi e-parking diperkenalkan di Jalan Sedap Malam, Surabaya pada Jumat (4/7/2017).
Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan (Dishub), Trenggono menjelaskan tujuan utama penerapan sistem tersebut untuk menekan kebocoran sehingga dapat menaikkan pendapatan.
Trenggono mengatakan hal tersebut sudah terbukti selama masa percobaan pada mesin e-parkir di kawasan Balai Kota Surabaya.
Sebelum ada parkir meter, pendapatan perhari dari parkir sebesar Rp 1.200.000 dan setelah menggunakan parkir meter pendapatan hingga Rp 3.600.000.
Setelah sukses di daerah Balai Kota Surabaya, sistem e-parking akan diterapkan di lokasi lain.
Hari ini sosialisasi penggunaan kartu e-money dilakukan untuk pengguna parkir di Balai kota.
Setelah sebelumnya percobaan mesin parkir sudah dilakukan sejak Maret tahun ini.
Begini penjelasannya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-pengguna-parkir-beli-kartu-e-money-untuk-transaksi-e-parking_20170804_101137.jpg)