Ribuan Warga Ngingas Waru Antusias Ikuti Karnaval Kemerdekaan
Ribuan warga Ngingas, Waru Sidoarjo, hari ini, Minggu (27/8/2017) tumpah ruah di jalanan, di kampung yang terkenal dengan sebutan kampung 'Kerajinan L
Penulis: Yoni Iskandar | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Ribuan warga Ngingas, Waru Sidoarjo, hari ini, Minggu (27/8/2017) tumpah ruah di jalanan, di kampung yang terkenal dengan sebutan kampung 'Kerajinan Logam'.
Ratusan anak-anak hingga orang dewasa mengikuti karnaval, dan ini merupakan rangkaian peringatan HUT Proklamasi ke 72 Republik Indonesia.
Kepala Desa Ngingas, Mohammad Samian mengatakan, semua peserta menampilkan kreasi dan inovasi mereka sesuai dengan tema yang telah ditentukan berdasarkan undian dan musyawarah sebelumnya.
"Alhamdulillah acara hari ini berjalan lancar, tiap RT diikuti minimal 40 orang, jadi kalau ada 8 RT di lingkungan kami, sudah hampir pesertanya mencapai 500- an. Ini sebagai bentuk Desa kami dalam rangka memrihakan HUT RI yang ke 72," jelas pria yang murah senyum ini.
Tia-tiap RT menngunakan seragam dan atribut sesuai tema yang ditentukan. bahka ad ayang menggunakan kereta kencana yang ditumpangi anggota kerajaan.
Lebih heboh lagi ada sosok Bung Karno dan Bung Hatta yang menupangi mobil Jadul. Tidak itu saja, tokoh pewayangan juga hadir di karnaval HUT kemerdekaan RI yang diselenggarakan Desa Ngingas waru kali ini.
Ada peserta menggunakan perjuangan, bahkan ada RT yang menggunakan tema kerajaan, pertanian, dan lain-lain sesuai dengan tema acara yang ditujukan untuk memeriahkan Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan.
"Pesertanya dari anak-anak, karang taruna, bapak-bapak dan ibu-ibu yang ditampilkan tiap RT. Kita mengelilingi Kampung Logam Hingga Deltasari. Alhamdulillah antusias warga peserta dan warga sangat luar biasa," jalanan desa jadi macet tp inilah bentuk memerihakan kemerdekaan RI," tukas Fauzan selaku ketua RT 2.
Rute pawai karnaval ini dimulai dari depan balai desa Ngingas Waru, Jalan Kolonel Dugiono, Jalan Belahan, jalan Deltasari yang menempuh jarak kurang lebih 3 kilometer.
Adanya kegiatan kata Fauzan selain untuk menyemarakkan peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan, sekaligus menumbuhkan partisipasi masyarakat serta sebagai ajang silaturahmi antar warga.
"Kami harap acara ini berjalan dengan lancar dan bisa menumbuhkan rasa nasionalisme kita," pungkasnya.
Solikan dari RT 2 yang didaulat mengenakan seragam keraton oleh Rt-ya mengaku, awalnya sempat malu-malu.,apalagi dilihat ribuan orang di sepanjang jalan yang akan dilalui ratusan peserta karnaval. Namun karena pesertanya luar biasa, ia pun akhirnya tampil percaya diri.
"Ya itung-itung setahun sekali tampil beda di kampung ya seneng-seneng aja. Ya sambil joged di iringi musik ptrol jadi seneng juga," ujarnya pengusaha muda ini yang suka naik motor trail ini.
Untuk karnaval kali, ini tiap RT tidak segan-segan mengeluarkan kocek hingga jutaan rupiah, Agar bisa tampil baik dan bagus yang nantinya bisa meraih juara.
"Ya, jutaanlah untuk acar seperti ini dan itu ditanggung RT masing-masing. Biasanya untuk menyewa baju, andong juga nyewa, kuda juga nyewa serta yang lain-lain juga. Ya kita patungan jadi tidak terasa. Bukan juara yang kita harapkan tapi semaraknya itu lho yang mahal dan kita menikmati kebersamaan," ujar Haji Rosul selaku tokoh masyarakat setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-sidoarjo-karnaval-nginagas-waru_20170827_142648.jpg)