15 Orang Terjaring Tim Asuhan Rembulan Malam I, Ada yang Pesta Miras Sampai Tak Ada Kartu Identitas
15 orang terjaring operasi cipta kondisi (cipkon) gabungan dari Tim Asuhan Rembulan Malam I di empat lokasi bedi Kota Surabaya.
Penulis: Sundah Bagus Wicaksono | Editor: Edwin Fajerial
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sundah Bagus Wicaksono
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - 15 orang terjaring operasi cipta kondisi (cipkon) gabungan dari Tim Asuhan Rembulan Malam I di empat lokasi bedi Kota Surabaya, Jumat (1/9/2017) malam.
Kelima belas orang tersebut terjaring di Taman Bungkul, warung kopi (warkop) lesehan sekitar Korem dan sekitar Suroboyo Carnival, serta warkop pinggir jalan di Jalan Margorejo, Surabaya.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Tim Asuhan Rembulan Malam I, Abdul Razak kepada TribunJatim.com, Jumat (1/9/2017) malam.
"Lima belas orang ini diamankan di empat lokasi, dua orang di warkop lesehan Jalan Margorejo, empat orang warkop sekitar Korem, tiga orang warkop sekitar Suroboyo Carnival, serta enam orang di Taman Bungkul Surabaya," ujar Razak menjelaskan.
Ia menambahkan, untuk yang di Jalan Margorejo, warkop sekitar Korem, dan Taman Bungkul terjaring akibat tidak bisa menunjukkan kartu identitas resmi (KTP) sedangkan yang di warkop sekitar Suroboyo Carnival dikarenakan pesta minuman keras (miras).
Adapun inisial dua orang yang terjaring di warkop lesehan Jalan Margorejo yakni HYW (21) dan DNS (21) warga asal Tuban yang tinggal di Jalan Margorejo, Surabaya.
Kemudian di warkop sekitar Korem adalah MG (25) warga asal Jalan Wonorejo Selatan, Surabaya, ARD (35) warga asal Sidoarjo yang tinggal di Jalan Wonocolo, NUA (26) warga Batang, Jawa Tengah yang tinggal di Jalan Bungurasih Barat, Sidoarjo, dan EBDS (19) warga Jalan Dinoyo, Surabaya.
Untuk pemabuk (pesta miras) yang terjaring di warkop sekitar Suroboyo Carnival yaitu MI (22) dan RS (21) warga asal Jalan Brigjen Katamso, Waru, Sidoarjo, dan AL (30) warga asal Jombang yang tinggal di Jalan Pulo Wonokromo, Surabaya.
Sedangkan enam orang yang terjaring di Taman Bungkul adalah AR (19) warga Jalan Ikan Gurami, Surabaya, MS (18) warga Jalan Kalisari, Surabaya, MK (20), KJ (17), dan MJS (17) warga asal Kalisari Timur, Surabaya, serta SGP (17) warga Jalan Bulak Setro Utara, Surabaya.
"Selanjutnya setelah didata dan diberi pengarahan kedua belas orang yang tidak membawa KTP dipulangkan dengan didampingi keluarganya beserta membawa KK atau KTP asli sebagai syarat administrasi, sedangkan untuk tiga orang pemabuk kami kirim ke Liponsos, Keputih guna mendapat pengarahan lanjutan," pungkas Razak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/tim-asuhan-rembulan-malam_20170820_130104.jpg)