Liga Indonesia
Arema FC Menang Karena Tak Anggap Remeh Mitra Kukar
Menganggap remeh lawan bertandinga memang bisa menjadi bumerang bagi tim itu sendiri. Itulah yang sepertinya sudah sangat dipahami oleh tim Arema FC k
Penulis: Alfi Syhari Ramadana | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, TENGGARONG - Menganggap remeh lawan bertandinga memang bisa menjadi bumerang bagi tim itu sendiri. Itulah yang sepertinya sudah sangat dipahami oleh tim Arema FC kala menghadapi tuan rumah Mitra Kukar, di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Rabu (20/9/2017) dalam lanjutan kompetisi Liga 1 pekan 25.
Tim Singo Edan secara mengejutkan mampu menumbangkan tuan rumah Mitra Kukar dengan skor 0-3 melalui gol yang dicetak kapten Johan Ahmat Farizie menit 16', Hendro Siswanto menit 55' dan Ahmet Atayew menit 59'.
Sepanjang pentandingan Arema FC memang tak memberi celah sedikitpun untuk tuan rumah bisa mengembangkan permainan.
Meskipun tim Mitra Kukar mampu menang dalam penguasaan bola, tetapi mereka kesulitan dalam membongkar rapatnya pertahanan Arema FC. Bahkan striker Mitra Kukar, Marclei Santos sepanjang pertandingan tercatat hanya mendapat satu peluang emas. Namun, sepakan keras pemain asal Brazil itu masih mampu ditepis oleh kiper Arema FC, Dwi Kuswanto.
Ya, sepanjang pertandingan tak sedikitpun tampak dari pemain Arema FC meremehkan Mitra Kukar. Tim Singo Edan tampil sangat fokus dan tak ambil kompromi saat mendapat serangan dari Mitra Kukar.
Hasilnya terbukti jitu, tim Singo Edan berhasil memenangkan pertandingan dengan tiga gol tanpa balas.
"Para pemain terus menunjukkan kerja keras dan disiplin sepanjang pertandingan. Mereka seperti memiliki kemampuan lebih saat menghadapi Mitra Kukar. Sehingga kemenangan ini jadi hal yang pantas untuk para pemain yang mampu memanfaatkan setiap peluang yang mereka dapat," beber Joko Susilo, pelatih Arema FC, Rabu (20/9/2017).
Lebih lanjut, pelatih 47 tahun itu juga mengakui bahwa keberhasilan Arema FC meraih kemenangan juga tak lepas karena para pemain berhasil menjalankan instruksi pelatih dengan baik.
Sehingga secara permainan Arema FC lebih terlihat rapi jika dibandingkan dengan Mitra Kukar.
"Kerja keras pemain mampu membuahkan hasil sepanjang pertandingan. Saya sebagai pelatihengucapkan banyaj terima kasih untuk semua pemain yang sudah menunjukkan kerja keras sepanjang pertandingan," imbuhnya.
Disisi lain, kemenangan itu membuat Arema FC mengukir dua kemenangan beruntun. Sebelumnya Arema FC juga sukses mengalahkan Persela Lamongan di Kanjuruhan. Dua kemenangan beruntun itu juga menjadi modal berharga bagi Arema FC jelang menghadapi Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan, Minggu (24/9/2017) mendatang.
Alamak, Ada Sesuatu di Celana, Lihat yang Dilakukan Pria Tua Ini Pada Gadis di Sebelahnya, Hiii! https://t.co/3wEOaN0aiL #PersibDay
— Tribun Jatim (@tribunjatim) September 21, 2017
Menghadapi Persija Jakarta kemungkinan besar tim Singo Edan bisa menurunkan Juan Pablo Pino. Pemain asal Kolombia itu harus menepi dua laga terakhir lantaran mengalami cedera hamstring. Jika memang nantinya bisa diturunkan, maka hal itu menjadikan tambahan kekuatan bagi Arema FC.
"Semua pemain Arema FC memiliki pengaruh kepada tim. Termasuk juga Juan pablo Pino. Kemarin memang kondisinya belum maksimal. Kami tak mau ambil resiko. Sehingga kami putuskan untuk tak membawanya ke Tenggarong," pungkasnya. (Surya/Alfi Syahri Ramadana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mitra-kukar-vs-arema-fc-di-stadion-aji-imbut-tenggarong_20170920_191845.jpg)