Tambang Sirtu Longsor, 4 Warga Tertimbun, Dua Penambang Belum Ditemukan, Dua Selamat

Dua dari empat penambang pasir dan batu ( sirtu ) di Desa Kebu Kebundadap Barat, Kecamatan Saronggi,Kabupaten Sumenep, Madura, tertimbun longsor tamba

Penulis: Moh Rivai | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Moh.Rivai
Hingga pukul 16.00 WIb pencarian dua orang yang masih hilang tertilmbun tambang sirtu terus berlangsung 

 TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Dua dari empat penambang pasir dan batu ( sirtu ) di Desa Kebu Kebundadap Barat, Kecamatan Saronggi,Kabupaten Sumenep, Madura, tertimbun longsor tambang atau galian sirtu milik Misnadi, warga desa setempat, Kamis (21/09/2017).

Empat orang yang tertimbun yaitu yaitu P. Saleh (40), Misnadi alias P. Nadi (55), Imam (40), ketiganya warga Desa Langsar dan Edi Mariyono alias Noni (28), warga Dusun Timur Leke Desa Saroka, Kecamatan Seonggi, Kabupaten Sumenep.

Misnadi dan Mariyono tertimbun dan hingga sore masih belum ditemukan. Sedangkan korban selamat yakni Pak Saleh dan Imam berhasil menyelamatkan diri.

“ Kedua korban yang tertimbun hingga sore ini masih terus kita upayakan pencarian baik itu dalam kondisi hidup atau sudah meninggal dunia. Sedangkan dua orang korban selamat sudah dievakuasi,” ujar Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi.

Dikatakan, tertimbunnya dua orang tersebut, disebabkan oleh longsornya tebing tambang sirtu di tanah milik Misnadi.

Misnadi dan ketiga rekannya memang sehari-harinya bekerja sebagai penambang pasir batu (sirtu) di lahan milik Misnadi. Hasil penambangan sirtu dijual bagi warga untuk bahan bangunan rumah dan untuk kebutuhan kontraktor proyek.

Sehingga aktivitas sebagai penambang pasir dilakukan setiap hari untuk memenuhi pesanan dan kebutuhan proyek dan masyarakat.

“ Namun pada hari itu naas menimpa mereka. Mereka tidak menyangka tebing tambang sirtu tiba-tiba jatuh menimpa mereka yang sedang bekerja,” lanjutnya.

Dua orang yang sedang berada di lobang sirtu yakni Misnadi dan Maryono terjebak dan tertimbunan tanah.


Sedangkan dua orang yakni Pak Saleh dan Imam hanya tertimbun sedikit sehingga dengan mudah ditolong dan dievakuasi warga ke puskesmas setempat.

“ Kita doakan semua dua orang tang masih tertimbun di dalamnya masih hidup dan segera bisa kita temukan,”tambah Suwardi.

Untui proses pencarian korban, polisi fan dibantu masyarakat dan instansi pemerintah terus berjibaku menemukan korbanf longsor. Beberapa alat berar juga dilibatkan dalam mengurai tumpukan sirtu.(Surya/Mohammad Rivai)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved