Panik Ada Sidak Polisi, 3 Remaja Justru Ngebut Berusaha Menghindar, Ternyata Mereka Habis Beginian!
Panik saat ada banyak polisi menyekat jalan, tiga remaja ini ngebut berusaha menghindari petugas agar tak tertangkap. Ternyata mereka habis beginian!
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Agustina Widyastuti
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa
TRIBUNKATIM.COM, SURABAYA - Panik saat ada banyak polisi menyekat jalan, tiga remaja ini ngebut berusaha menghindari petugas agar tak tertangkap.
Saat itu, digelar pemeriksaan oleh Polantas Polrestabes Surabaya di sekitar Pos Lantas Wonokromo, mulai tengah malam hingga dini hari tadi, Minggu (24/9/2017).
Dari ketiga remaja tersebut, satu di antaranya justru akan melompati semak-semak di bawah jembatan layang Wonokromo.
Saat itulah polisi menemukan plastik kecil yang berisi sisa serbuk pil koplo, tergeletak di jalan dekat lokasi mereka menghindar.
( Sidak di Malam Minggu, Polisi Lantas Polrestabes Surabaya Ciduk 280 Pelanggar Lalu Lintas )
Ketiga remaja tersebut lantas digiring ke depan pos polisi Lantas Wonokromo.
Saat diperiksa, polisi mencium bau minuman alkohol dari mulut ketiga remaja itu.
"Kamu mabuk ya, bau mulutmu kamu mabuk?" tanya Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Adewira Siregar.
Satu di antaranya yang berbadan kurus pun mengelak.
Foto-foto Prosesi Adat Jawa Pra Pernikahan #VickyShu dan #AdeImam, Mulai Siraman Hingga Midodarenihttps://t.co/Cv0YWpDaMO via @tribunjatim
— Tribun Jatim (@tribunjatim) September 23, 2017
"Kamu yang buang kan? Itu barang kamu? Tadi kamu yang lari. Kenapa lari? Apa yang kamu buang?" tanya polisi.
Usai ditanya sekitar 20 menit, tiga remaja ini mengaku telah membuang plastik kecil sisa pil koplo tersebut.
( Car Free day di Jalan Soekarno Sukolilo Surabaya Sepi Peminat, Petugas Hanya Jaga Warga yang Senam )
Diketahui, tiga remaja tersebut berinisial DY (20) warga Sukomanunggal, IYO (16) dan UG (17) warga Tanjung Sari.
"Double L 10 butir tadi dibawa dari Tanjung Sari. Janjian lewat BBM," ujar DY yang mengaku mengkonsumsi pil tersebut bersama teman-temannya.
Alhasi,l satu remaja pengangguran dan dua pelajar tersebut harus digiring polisi lantaran mengkonsumsi pil koplo dan tak memillik kelengkapan surat kendaraan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/tiga-remaja-terjaring-pemeriksaan-polantas-polrestabes-surabaya-karena-pil-koplo_20170924_094129.jpg)