Lahan Parkir Pantai Gemah Tulungagung Dibangun, Ini Dana yang Dubutuhkan
“Pohon cemara itu seharusnya untuk wisatawan, bukan untuk parkir mobil. Nanti sepenuhnya kawasan cemara tersebut untuk wisatawan, tidak ada mobil di s
Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung mengalokasikan dana Rp 1,14 miliar melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2017 ini untuk Pantai Gemah. Dana tersebut digunakan untuk membangun sarana parkir di kawasan wisata yang tengah naik daun ini.
Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo mengatakan, selama ini Pantai Gemah berkembang sangat pesat. Namun tingginya minat wisatawan belum dibarengi fasilitas parkir yang memadai.
Akibatnya banyak mobil wisatawan yang diparkir di bawah pohon cemara, yang ada di tepi pantai.
“Pohon cemara itu seharusnya untuk wisatawan, bukan untuk parkir mobil. Nanti sepenuhnya kawasan cemara tersebut untuk wisatawan, tidak ada mobil di sana,” ujar Syahri.
Setelah lahan parkir selesai dibangun, Pemkab Tulungagung akan fokus untuk pengembangan wahana baru di Pantai Gemah.
Selama ini Gemah menawarkan pantai dengan panorama alam, serta konservasi cemara laut. Ke depan kawasan ini juga diharapkan bisa menjadi tujuan wisata hiburan buatan.
Syahri sudah mempunyai gambar pembangunan waterboom di Gemah. Selain itu ada wahana outbond di lolasi ini . Sebagai penunjang, kawasan wisata kuliner dan makanan ikan laut juga akan ditata.
“Kami maunya semua dikerjakan sendiri, tidak usah menggunakan investor. Dengan begitu nantinya keuntungan akan masuk ke Pemkab, bukan ke investor,” tegas Syahri.
Selama ini keberadaan lahan parkir yang digunakan hanya lokasi tanah terbuka. Selain itu banyak yang menggunakan lahan kosong di sela tanaman cemara. Keberadaan mobil di kawasan cemara ini kerap menimbulan debu yang beterbangan.
Jika kondisi hujan, banyak genangan air yang tercipta. Lahan parkir menjadi becek, serta penuh genangan lumpur. Selain lahan parkir, akses menuju area parkir juga masih berupa jalan berdebu.
Ketua Pokdarwis Pantai Gemah, Jumarli mengatakan, lahan parkir sudah menjadi kebutuhan mendesak. Sebab selama ini kunjungan wisatawan ke Pantai gemah terus meningkat.
Pihaknya kerap mendapat kritik dari wisatawan, soal keberadaan mobil yang parkir di antara pohon cemara.
“Kesannya memang kurang baik dan mengganggu pemandangan. Kami bersyukur jika Pemkab mengalokasikan dana untuk lahan parkir,” ujar Jumarli. (David Yohanes/Surya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-tulungagung-pantai-gemah-tulungagung_20170927_100425.jpg)