Pasar Ekspor Perhiasan Hingga September 2017 Menurun, Pemerintah Ingin Perluas ke Dalam Negeri

Pasar ekspor perhiasan menurun, pemerintah ingin perluas pasar ke dalam negeri.

Penulis: Aulia Fitri Herdiana | Editor: Agustina Widyastuti
TRIBUNJATIM.COM/AULIA FITRI HERDIANA
Gati Wibawaningsih, Dirjen IKM (dua dari kiri) berfoto bersama Gubernur Jatim, Soekarwo (dua dari kanan) usai menghadiri pembukaan Surabaya Jewellery Fair 2017, Kamis (26/10/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasar ekspor perhiasan menurun, pemerintah ingin perluas pasar ke dalam negeri.

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM), Gati Wibawaningsih menyampaikan produk perhiasan merupakan produk non-migas yang berpotensi besar dalam mendukung pembangunan perekonomian Indonesia.

"Nilai ekspor perhiasan 2016 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2015," ucap Gati usai membuka Surabaya Jewellery Fair 2017, Kamis (26/10/2017).

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, nilai ekspor perhiasan tahun 2016 secara nasional tercatat sebesar 6,37 miliar dolar Amerika.

( Sempat Lolos dari Massa, Penjambret HP Diringkus Polrestabes Surabaya, Ketangkap Gara-gara Benda Ini )

Nilai tersebut meningkat 13,65 persen dibanding ekspor perhiasan tahun 2015 yang mencapai 5,49 miliar dolar Amerika.

Namun, data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan hingga September 2017, ekspor komoditas perhiasan dan permata turun mencapai 31,36 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun lalu.

Total nilai ekspor di Jawa Timur tercatat sebesar 2,53 miliar dolar Amerika sampai September 2017.

Sedangkan periode yang sama tahun lalu mencapai sebesar 3,68 miliar dolar Amerika.

Menurut Gati, penurunan tersebut disebabkan karena kondisi pasar dunia yang sedang melesu.


"Makanya, kita minta pemerintah buka pasar dalam negeri, karena potensinya masih sangat besar," ucapnya.

Selain itu, Gati menambahkan, rakyat Indonesia yang masuk golongan menengah saat ini cukup banyak.

Hal itu merupakan pasar lain yang memiliki potensi besar bagi komoditas perhiasan dan permata Indonesia.

"Ke depannya kita harus banyak libatkan ibu-ibu profesional dalam setiap pameran perhiasan," tukasnya lagi.

( VIDEO: Begini Ekspresi Risma Saat Memergoki Seorang Anak yang tidak Sekolah, Lihat Detik ke-21! )

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved