Pembongkaran Masjid di Balai Pemuda Diprotes, Ketua DPRD Surabaya Angkat Bicara

Ketua DPRD Surabaya, Armuji angkat bicara terkait pembongkaran bangunan masjid Assakinah di komplek Balai Pemuda.

Penulis: Nurul Aini | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Gambaran rencana pembangunan gedung baru DPRD Surabaya, Rabu (2/8/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua DPRD Surabaya, Armuji angkat bicara terkait pembongkaran bangunan masjid Assakinah di komplek Balai Pemuda.

Masjid tersebut juga digunakan sebagai tempat beribadah pegawai lingkungan DPRD Surabaya.

Masjid yang diresmikan pada tahun 1997 tersebut dibongkar karena terdampak pembangunan gedung baru DPRD Surabaya.

(Atasi Masalah Parkir di Badan Jalan, Dinas Perhubungan Kota Surabaya Pilih Model Modular Parking)

Pembongkaran masjid diprotes sejumlah pihak lantaran sebelumnya tidak menyediakan lokasi alternatif untuk beribadah.

Namun Armuji mengaku khawatir ada pihak yang mengarahkan permasalahan pada isu agama dengan menganggap telah menghancurkan masjid.


Padahal nantinya masjid akan kembali dibangun menjadi satu dengan gedung DPRD Surabaya setinggi depalan lantai.

Armuji meluruskan kabar jika ada pihak yang menganggap pembongkaran masjid dinilai sebagai menghilangkan tempat ibadah.

"Kalau dibilang itu bongkar masjid, menghilangkan, itu tidak benar. Nanti itu dibangun lagi lebih luas malah," jelas Armuji di kantor DPRD Surabaya, Jumat (3/11/2017).

Ketua DPRD Surabaya, Ir Armuji
Ketua DPRD Surabaya, Ir Armuji (dprdsurabaya.go.id)

Pembangunan gedung telah melalui pertimbangan dan analisis sebelum menetapkan.

Masjid yang ada saat ini dinilai terlalu sempit melihat pegawai di beberapa instansi terdekat juga banyak melakukan ibadah di masjid tersebut.

(Tak Bisa Diakses Beberapa Jam, WhatsApp Down Jadi Trending Topik di Twitter)

"Kami melihat saat salat Jumat sampai ada yang di depan, meluber lah. Jadi kalau nantinya lebih baik kan bagus," kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved