Pilgub Jatim 2018

Demokrat Pasrahkan Nama Pendamping Khofifah pada Tim 9 dan Majelis Tinggi Partai

Menentukan sosok yang tepat menjadi pendamping Khofifah Indar Parawansa dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 tidaklah mudah.

Penulis: Adeng Septi Irawan | Editor: Edwin Fajerial
Surya/Bobby Koloway
Bacagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan sambutannya di Istighasah Kubro di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Surabaya, Minggu (5/11/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Adeng Septi Irawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menentukan sosok yang tepat menjadi pendamping Khofifah Indar Parawansa dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 tidaklah mudah.

"Jika salah pilih bisa fatal dan gagal mendulang suara, pasalnya seringkali pada Pilgub 2008 dan 2013 Khofifah lagi-lagi salah pilih cawagub, ini tak boleh terjadi pada pilgub 2018," kata Sekretaris DPD Demokrat Jawa Timur, Renville Antonio saat dikonfirmasi Tribunjatim.com, Senin (6/10/2017).

Renville mengaku partainya beberapa waktu lalu sudah menyatakan bakal mengusung Khofifah menjadi calon gubernur.

Namun, hingga kini belum bisa memutuskan nama calon pendamping Ketua Muslimat NU tersebut.

Dia mengatakan bakal memasrahkan posisi bakal calon wakil gubernur (Bacawagub) pendamping Khofifah kepada Mejelis Tinggi Partai Demokrat dan Tim 9 yang terdiri dari 17 kiai khos pada beberapa pondok pesantren di Jawa Timur.

"Kalau untuk posisi cawagub pendamping Bu Khofifah, kami pasrahkan kepada majelis tinggi partai. Selain itu juga kepada Tim 9 yang saat ini berkomunikasi dengan majelis tinggi," jelasnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu instruksi DPP Partai Demokrat untuk memenangkan Khofifah dalam Pilgub Jatim.

"Kita masih menunggu, begitu ada perintah kami langsung bergerak. Semua mesin partai yang dimiliki saat ini sudah siap untuk bergerak, bila sudah ada intruksi dari majelis partai," ujar anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim ini.

Untuk diketahui, DPP Demokrat telah menegaskan bakal mendukung Khofifah dalam Pilgub Jatim.

Meskipun, untuk posisi Cawagub, partai itu belum memiliki nama yang pasti.

Renville mengatakan saat ini, beberapa nama cawagub telah dikirimkan ke DPP Demokrat.

"Tugas kami DPD di Jawa Timur hanya mengirimkan Cawagub ke DPP, selanjutnya kami sudah tidak ikut campur," ucap pria asal Mojokerto ini.

Diberitakan sebelumnya, Khofifah sendiri didukung beberapa partai, diantaranya Demokrat, Golkar, Nasdem dan Hanura.

Bahkan, dikabarkan PPP juga akan bergabung untuk mendukung Menteri Sosial itu maju menjadi calon gubernur.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved