Pesan Anggota DPR RI untuk Mahasiswa Soal Arah Gerak Pasca Reformasi 1998
Adian Napitupulu menyampaikan, mahasiswa sekarang tantangannya tidak sama dengan mahasiswa jaman dulu.
Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Alga W
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kementerian Sosial Politik BEM Unair 2017 menggelar seminar nasional "Arah Gerak Mahasiswa Pasca Reformasi 1998".
Selain mengadakan seminar nasional, juga diadakan launching buku berjudul "Dari Airlangga, bergerak untuk Indonesia".
Acara tersebut digelar di Aula Amerta, Unair Surabaya, Sabtu (18/11/2017).
Acara itu dihadiri Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua DPR RI, yang juga mantan aktivis 1998; Adian Napitupulu selaku anggota DPR RI Komisi VII, yang juga mantan aktivis 1998; dan Aribowo selaku dosen FISIP Unair dan pakar gerakan sosial.
Akui Telah Tiduri 1700 Klien, Pria Penghibur Ungkap Hal Mengejutkan yang Diingini Wanita di Ranjang
5 Fakta Menarik Hilman Mattauch, Sosok yang Disebut Jadi Sopir Setya Novanto Saat Kecelakaan
Namun, Fahri Hamzah yang dijadwalkan hadir, absen dalam acara ini.
Adian Napitupulu mengatakan acara ini bagus, dan seharusnya mahasiswa itu membuat sejarah, bukan menjiplak sejarah.
Ia juga menyampaikan, mahasiswa sekarang tantangannya tidak sama dengan mahasiswa jaman dulu.
"Jadi bukan kemudian pada tahun 1945 pemuda melawan penjajah, sekarang ada orang asing dipukulin, ya nggak benar itu, karena jamannya tidak sama," tutur Adian Napitupulu, Sabtu (18/11/2017).
Selain itu, ia juga berpesan kepada mahasiswa saat ini harus bisa menjawab tantangan jaman, bukan mereproduksi sejarah yang pernah dilakukan sebelumnya.
7 Makanan Tradisional Khas Rusia yang Bikin Kamu Hangat Saat Hujan-hujan Gini, No 2 Mirip Semur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/adian-napitupulu-saat-memberikan-materi-seminar-di-unair-surabaya_20171118_212914.jpg)