Mengaku Khilaf, Perempuan Pencuri Tas Lintas Provinsi Ini Menangis di Pelukan Polisi
Dengan suara lirih, perempuan berumur 43 tahun itu menjawab pertanyaan polisi.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pencuri tas lintas provinsi, Esti Rahayu Pratin hanya bisa menundukkan kepala sembari menutup wajahnya menggunakan telapak tangan saat digelandang ke Polresrabes Surabaya, Senin (27/11/2017).
Dengan suara lirih, perempuan berumur 43 tahun itu menjawab pertanyaan polisi.
Esti Rahayu Pratin menangis di pelukan polisi saat ditanya tentang aksi pencuriannya di tiga kota.
Selain di Jakarta dan Yogyakarta, ia mengaku telah beraksi di Surabaya sebanyak dua kali.
(Beraksi di Jakarta dan Jogja, Nasib Pencuri Tas Lintas Provinsi Berakhir di Polrestabes Surabaya)
"Saya khilaf," ujar perempuan asal Larangan, Gresik, ini lirih, Senin (27/11/2017).
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, Esti Rahayu Pratin mencuri di dua lokasi di Surabaya.
"Tersangka mengambil dompet milik korban di sebuah warung bakso Jalan Dukuh Kupang Surabaya, dan di Coffe Toffe Depan Grahadi," ujar Leonard.
Masih dikatakan Leonard, Esti Rahayu mengambil barang berharga milik korbannya seorang diri.
"Pelaku mengambil barang tas yang isinya handphone, uang, dan kartu kredit," tambah Leonard.
Dari kejadian tersebut, polisi juga menyita baju, handphone, kerudung, uang tunai, dan tas yang dipakai oleh tersangka saat beraksi.
Esti Rahayu berhasil dibekuk polisi berkat laporan warga dan rekaman CCTV.
(Intip 10 Foto Demi-Leigh Nel-Peters, si Cantik Pemenang Miss Universe 2017! Dijamin Bikin Meleleh)
Tak bisa mengelak, ciri-ciri dan pakaian yang Esti Rahayu kenakan saat beraksi, menjadi bukti rekaman CCTV.
"Di surabaya tanggal 18 November lalu yang bersangkutan ini mencuri di Dukuh Kupang, kemudian jika kita ingat rekaman CCTV di Coffe Toffe depan Grahadi Surabaya, ini juga pelakunya," ujar Leonard.
Ia kemudian dibekuk polisi yang telah menyelidikinya hingga ke Madiun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/esti-rahayu-pratin-pencuri-menangis-di-pelukan-polisi-saat-ditanya-aksi-kejahatannya_20171127_151405.jpg)