Warga Mojokerto ini Manfaatkan Pelepah Pisang Jadi Lukisan Kolase
Inovasi ini tercetus bermula dari keinginannya dalam berhemat bahan baku cat minyak untuk melukis.
Penulis: Rorry Nurmawati | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Manfaatkan pelepah atau kulit pohon pisang yang telah mengering untuk lukisan kolase, hal ini lah yang dilakukan oleh Supadji Sahar.
Inovasi ini tercetus bermula dari keinginannya dalam berhemat bahan baku cat minyak untuk melukis.
Supadji merupakan mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mundur demi ingin mengembangkan hobi dalam seni rupa. Ya, kecintaannya dalam seni rupa sudah terlihat sejak duduk di bangku SMP.
Sebelum mengenal dan menerapkan pelepah pisang, Supadji masih menggunakan cat untuk melukis. Namun semenjak mundur sebagai pegawai Sekretaris Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, ia memutuskan untuk menghemat pengeluaran dan memilih mencari cara lain.
"Bagiamana waktu itu bisa tetap survive tapi juga tetap berkarya. Untuk itu, kalau sebelumnya masih suka pakai cat minyak saya mencoba cari cara lain yang biaa diterapkan untuk media seni lukis," kata pria 70 tahun ini saat ditemui.
Saat pertama kali menggunakan pelepah pisang sebagai bahan dasar melukis, merupakan suatu hal yang tak sengaja bagi Supadji.
Sebab ia tak pernah benar-benar terpikirkan bahwa pelepah pisang yang telah mengering secara alami dapat digunakan sebagai pengganti cat minyak.
"Waktu itu enggak sengaja lihat kulit pisang yang sudah kering kok ternyata bagus warnanya. Iseng-iseng coba, ternyata bagus kalau diterapkan sebagai seni lukis," jelas Supadji.
Dengan menggunakan kulit pisang, Supadji mendapatkan tiga warna cantik sekaligus. Seperti, warna cokelat muda, cokelat tua, dan ada pula yang kehitam-hitaman.
KPK Sita Tanah Milik Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, Luasnya Bikin Ngiler
Dari perpaduan warna tersebut, akhirnya Supadji mulai menjatuhkan hati untuk terus memanfaatkan pelepah pisang.
"Kalau pakai pelepah pisang, kita tidak perlu menggunakan kanvas lagi. Hanya cukup merekatkan dengan lem di triplek sebagai. Terlihat mudah, tapi butuh kejelian dan ketelitian," terang Supadji.
Dengan menggunakan pelepah pisang, hasil lukisannya pun menjadi lebih timbul. Ciri khas lukisan milik Supadji ini lah yang berhasil menarik dunia.
Ya, pemandangan alam serta replika kapal menjadi tema andalan pria lulusan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) ini dalam pameran hingga ke luar negeri. (Surya/Rorry Nurmawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-mojokerto-pelepasan-pisang-jadi-lukisan_20171207_203333.jpg)