Sopir yang Tercebur ke Sungai Brantas Tak Kunjung Ketemu, Warga Langsung Gelar Ritual Khusus ini
Ritual khusus ini langsung digelar warga agar sopir mobil Kijang yang tercebur di Sungai Brantas segera ditemukan.
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Warga Desa Mlriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo menggelar selamatamn dan tumpengan di area mobil Kijang LGX yang dikemudikan Supoidi (50) tercebur Sungai Brantas, Selasa (19/12/2017).
Selamatan dan tumpengan sengaja digelar, agar peristiwa tragis tersebut tidak terjadi lagi.
Seorang warga, Agus, mengatakan tumpengan ini juga sebagai doa dan pengharapan warga agar peristiwa yang memakan korban jiwa ini tidak terulang.
"Juga sebagai wujud syukur, karena korban Adik Hilmi bisa selamat. Semoga dari tumpengan ini tak ada lagi korban lainnya," ujarnya, Selasa (19/12/2017).
VIDEO - Mobil Tercebur di Sungai Brantas, Paman dan Ponakan yang Masih Bocah Terbawa Arus dan . . .
Tim Basarkan Kesulitan Cari Sopir Tercebur Sungai Brantas, Ini Penyebabnya
Selain itu, dengan tumpengan tersebut, warga juga berharap Supoidi yang hingga kini raib dan belum ditemukan dalam segera ditemukan oleh tim Basarnas yang terus mencarinya.
Dalam selamatan ini, warga terlihat berkumpul mengelilingi tumpeng yang ditaruh tepat di area tempat mobil Kijang LGX parkir, sebelum akhir mundur dan tercebur ke Sungai Brantas.
Usai berdoa, warga langsung makan bersama-sama. Beberapa warga tampak membuang sebagian makanannya ke sungai.
"Biar korban yang hilang bisa segera ditemukan," tegas Agus, diamini warga lainnya.
Selamat Berkat Dekapan Terakhir, Begini Nasib Terbaru Bocah yang Lepas dari Maut di Sungai Brantas
Hasil Olah TKP, Gaya Gravitasi Bikin Mobil Kijang Supoidi Meluncur Terjun ke Sungai Brantas
(Surya/Irwan Syairwan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mobil-tercebur-sungai-brantas_20171219_145602.jpg)