10 Hari Lakukan Operasi, Polres Lamongan Sikat 139 Tersangka

Pencurian dengan pemberatan (Curat) dan Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
Hanif Manshuri
AKBP Feby DP Hutagalung pimpin rilis keberhasilan operasi Sikat Semeru 2017, di Mapolres Lamongan, Kamis (21/12/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Ratusan tersangka dengan berbagai tindak pidana kejahatan di Lamongan Jawa Timur dalam Operasi Cipta kondisi dengan Sikat Semeru 2017 yang digelar selama 10 hari.

“Jumlah 133 kasus dengan 139 tersangka. Jadi selama 10 hari itulah kegiatan kita dalam operasi sikat Semeru Cipta kondisi,” ujar Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung di Mapolres Lamongan, Kamis (21/12/2017).

Operasi Sikat Semeru 2017 dimulai dsri 11 Desember hingga 20 Desember tersebut, pihaknya berhasil mengungkap berbagai tindak kejahatan mulai dari Pencurian dengan kekerasan (Curas), Pencurian dengan pemberatan (Curat) dan Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Polres Lamongan sudah melakukan kegiatan pengungkapan kasus yaitu kasus Curas dua kasus kemudian kasus Curat dua kasus kemudian Curanmor empat kasus, peredaran minuman keras, ada 79 kasus, kemudian premanisme ada 40 kasus dan narkoba ada 3 kasus.

Dikatakan, jumlah pengungkapan kasus dalam operasi sikat Semeru ini, mengalami peningkatan di banding tahun lalu dengan nama sandi operasi yang sama.

Polisi dan Banser Jamin Keamanan Perayaan Natal di Jombang

Untuk angka pengungkapan naik, namun dari trend kejahatan tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Tetapi kalau dilihat dari angka ungkap kejahatan khususnya untuk operasi sikat ini meningkat," katanya.

Keberhasilan ini berkat loyalitas jajaran Polres sampai di tingkat Polsek. Termasuk informasi dari masyarakat yang bisa bekerja sama sinergi dengan pihak Kepolisian sehingga berbagai macam bentuk kejahatan maupun penyakit masyarakat bisa diungkap oleh petugas Polri.

Ia berharap, tertangkapnya ratusan tersangka dengan berbagai kasus yang berbeda ini, dapat memberikan efek jera pada pelaku maupun calon pelaku.

“Harapannya akan berdampak pada situasi Kamtibmas di Lamongan yang tetap kondusif," katanya.

Sehingga berharap aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman.(Surya/Hanif Manshuri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved